Jika Kamu Berhasil Berdamai Dengan Pahitnya Kenyataan, Percayalah Hal Indah Sedang Menunggu Giliran

Kamu lagi duduk diam, natap layar handphone sambil berharap ada notifikasi yang bisa bikin duniamu mendingan. Tapi yang ada malah rasa sesak yang nggak kunjung hilang karena kenyataan nggak sesuai sama ekspektasi.
Aku tahu rasanya. Kamu mungkin merasa sendirian, seolah cuma kamu yang dikasih ujian seberat ini sementara yang lain baik-baik saja. Padahal, fase hancur itu manusiawi dan hampir setiap orang yang kamu temui di jalan juga sedang berjuang dengan cerita pahit mereka sendiri.
Pahit Itu Bagian dari Cerita
Hidup ini memang lucu. Kadang kita sudah berusaha sebaik mungkin, sudah kasih yang terbaik, tapi ujung-ujungnya tetap saja ditinggalkan atau gagal total. Rasanya kayak ditampar, padahal kita nggak tahu salah apa.
Bukan berarti kamu kurang layak, apalagi gagal sebagai manusia. Seringkali, kita cuma kebetulan ada di bab cerita yang lagi sedih, dan itu bukan tanda kalau kamu nggak berharga. Kamu hanya sedang perlu waktu buat napas, bukan perlu menghukum dirimu sendiri.
Ikhlas Itu Bukan Menyerah
Banyak orang bilang ikhlas itu gampang, padahal susahnya minta ampun. Ikhlas itu bukan berarti kamu suka sama rasa sakitnya, atau kamu menutup mata dari kenyataan yang bikin hati perih.
Ikhlas itu cuma cara kamu berhenti berkelahi sama keadaan. Daripada terus-terusan nanya kenapa Tuhan kasih ini ke kamu, coba pelan-pelan terima kalau memang ini yang harus terjadi. Saat kamu berhenti melawan arus, kamu justru punya energi lebih buat bangun lagi dan menata apa yang tersisa.
Kejutan Indah Akan Datang
Mungkin terdengar klise, tapi waktu bakal kasih jawaban yang nggak pernah kamu duga. Ada saatnya nanti, kamu bakal duduk di tempat yang sama, nengok ke belakang, dan senyum sendiri karena sadar kenapa dulu harus ada kejadian pahit itu.
Tuhan nggak mungkin biarin kamu patah terus-menerus tanpa kasih obatnya. Saat kamu sudah berdamai dengan lukamu, sesuatu yang lebih baik akan datang menggantikan, mungkin dengan cara yang bikin kamu tertegun dan cuma bisa bilang, ternyata ini rencana-Nya yang sebenarnya.
Jadi, tarik napas dulu, pelan-pelan saja. Kamu nggak perlu buru-buru buat jadi baik-baik saja hari ini, karena pelan pun kamu tetap bakal sampai di sana.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor















