Jika Kamu Lelah Berpura-pura Agar Diterima, Mungkin Sudah Waktunya Berhenti Mencoba Menjadi Orang Lain

Tadi malam, aku lihat kamu memaksakan tawa di keramaian, padahal jelas sekali matamu bilang kamu cuma ingin pulang dan melepas topeng itu.
Rasanya memang capek sekali, ya, kalau setiap hari harus memikirkan cara supaya orang lain merasa nyaman dengan keberadaanmu. Kamu mungkin merasa kalau dirimu yang asli tidak cukup menarik untuk mereka.
Kamu tidak sendirian kok dalam perasaan ini. Banyak dari kita pernah ada di posisi itu, menahan napas dan menekan keinginan asli hanya supaya tidak terlihat aneh di mata orang-orang yang bahkan tidak benar-benar peduli sama kamu.
Kamu Berhak Jadi Diri Sendiri
Kamu mungkin sering melirik kelebihan orang lain, lalu merasa dirimu kurang segalanya. Tapi kamu lupa, kamu punya sesuatu yang tidak akan pernah dimiliki oleh orang lain, yaitu keunikanmu sendiri.
Berpura-pura menjadi orang lain itu seperti memakai sepatu yang salah ukuran. Awalnya mungkin terlihat keren atau pas di mata orang, tapi lama-kelamaan kakimu akan lecet dan kamu sendiri yang menanggung sakitnya.
Kalau kamu terus menipu dunia dengan kepribadian palsu, kamu hanya akan menarik orang-orang yang menyukai topeng itu. Kamu tidak akan pernah merasa benar-benar dicintai karena mereka tidak mengenal siapa yang bersembunyi di baliknya.
Jangan Takut Kehilangan Perhatian Mereka
Saat kamu berani tampil apa adanya, mungkin akan ada orang yang perlahan menjauh karena mereka tidak lagi menemukan apa yang mereka cari dari dirimu. Itu bukan masalah besar, itu justru seleksi alam yang jujur.
Lagipula, buat apa memiliki banyak perhatian kalau harganya adalah kebahagiaanmu sendiri. Kamu tidak butuh orang lain untuk memvalidasi keberadaanmu dengan cara yang menghancurkan kedamaian batinmu.
Yang Tulus Akan Tetap Bertahan
Nanti akan ada saatnya kamu bertemu seseorang yang tidak memintamu berubah menjadi siapa pun. Dia akan melihat keunikanmu, bahkan hal-hal kecil yang selama ini kamu anggap sebagai kekurangan.
Orang yang tepat tidak butuh kamu untuk memoles diri sampai kinclong. Mereka akan menerima kamu yang apa adanya, dengan segala berantakannya kamu, dan itu akan terasa jauh lebih melegakan dibanding validasi siapa pun.
Tarik napas panjang, lepaskan pundakmu yang tegang itu, dan berhentilah memaksa orang lain untuk menyukaimu. Kamu jauh lebih berharga saat kamu berani menjadi dirimu sendiri tanpa minta izin kepada siapa pun.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor













