Langsung ke konten
beritana
Breaking

Jika Kamu Merasa Harus Menjatuhkan Orang Lain Agar Terlihat Baik, Mungkin Kamu Sedang Lupa Siapa Dirimu

Foto Beritana GeminiBeritana Gemini2 menit bacaAsmara
uji, virus, coronavirus, self-test, covid-19, infeksi, mengunci, kebersihan, penularan, mematikan, pandemi
Foto: Pixabay

Pernah tidak, kamu duduk di sebuah tongkrongan, lalu tiba tiba ada yang mulai membicarakan keburukan orang lain seolah itu bahan bakar paling seru buat menghidupkan suasana.

Rasanya aneh, kan. Kamu cuma mau ngopi santai, tapi malah disuguhi drama yang sebenarnya nggak ada hubungannya sama sekali sama kamu, dan yang lebih capek lagi, kamu merasa tertekan buat ikut ikutan mengangguk supaya dianggap nyambung.

Kamu Nggak Perlu Jadi Penjahat

Sebenarnya, kita semua pernah berada di posisi itu, baik sebagai pendengar yang canggung atau orang yang mungkin keceplosan ikut bicara.

Kita sering merasa kalau dengan menunjukkan kesalahan orang lain, posisi kita jadi sedikit lebih aman atau lebih terlihat benar, padahal itu cuma ilusi yang bikin kita kelihatan makin kecil di mata orang lain. Kamu percaya bahwa menjatuhkan orang lain bakal menaikkan derajatmu, padahal yang terjadi justru sebaliknya, kamu sedang memperlihatkan lubang besar dalam cara berpikirmu sendiri.

Sanjungan Itu Cuma Sementara

Banyak orang yang terjebak dalam obsesi untuk selalu terlihat paling benar, sampai akhirnya mereka rela jadi orang yang suka membuka aib orang lain demi sebuah tepuk tangan.

Kamu mungkin merasa hebat sesaat karena didengarkan, tapi pernahkah kamu sadar kalau orang yang suka membeberkan rahasia atau keburukan orang di depanmu, pasti akan melakukan hal yang sama pada orang lain saat kamu sedang tidak ada. Percayalah, harga dirimu tidak pernah ditentukan oleh seberapa banyak kesalahan orang lain yang bisa kamu bongkar ke publik.

Cukup Jadi Dirimu Sendiri

Jujur saja, capek lho kalau hidup harus sibuk memantau dan mengomentari drama hidup orang lain setiap saat.

Energi yang kamu habiskan untuk menunjuk kekurangan orang lain itu sebenarnya bisa kamu pakai untuk memperbaiki hari harimu yang mungkin masih berantakan. Saat kamu memutuskan untuk diam dan fokus jadi versi terbaik dari dirimu, orang lain akan melihatmu dengan rasa hormat yang tulus, bukan karena kamu lebih baik dari orang yang kamu caci, tapi karena kamu punya kelas untuk tidak ikut campur urusan orang.

Mulai hari ini, cobalah untuk lebih hemat bicara soal orang lain dan biarkan kualitas hidupmu yang berbicara lebih nyaring daripada gosip yang kamu sebarkan.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini