Startup AI Relay Tutup, Pendiri Bergabung ke Google Chrome

Startup AI Relay yang berfokus pada otomasi alur kerja secara resmi mengumumkan penutupan layanan mereka mulai September ini. Menyusul keputusan tersebut, para talenta terbaik dari startup AI Relay kini dipastikan bergabung untuk memperkuat tim Google Chrome.
Pendiri sekaligus CEO Relay, Jacob Bank, mengungkapkan bahwa akses bagi pelanggan berbayar akan dihentikan sepenuhnya pada 14 September 2024. Sementara itu, pengguna layanan gratis telah kehilangan akses mereka terlebih dahulu sejak pertengahan Agustus lalu.
Jacob Bank sendiri bukan orang baru di raksasa teknologi tersebut karena ia pernah bekerja di Google selama enam tahun sebelum mendirikan Relay. Kini, ia kembali ke perusahaan lamanya untuk menjabat sebagai Wakil Presiden Produk Google Chrome demi memimpin tim produk dan hubungan developer.
Melalui akun media sosial miliknya, Bank menyatakan antusiasmenya untuk menghadirkan pengalaman AI yang lebih luas kepada jutaan pengguna peramban tersebut. Ia menilai bahwa ekosistem Chrome merupakan tempat yang sangat ideal untuk berkolaborasi dengan agen kecerdasan buatan.
Sebelum mendirikan Relay, Bank dikenal sukses membangun aplikasi penjadwalan bernama Timeful yang kemudian diakuisisi oleh Google pada 2015. Selama periode pertamanya di Google, ia sempat memegang peran penting sebagai pemimpin produk untuk Gmail, Google Kalender, hingga Google Chat.
Langkah penutupan Relay dan perekrutan timnya ini sejalan dengan strategi agresif Google dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke berbagai lini produk mereka. Saat ini, asisten AI Gemini bahkan telah diintegrasikan langsung ke dalam peramban Chrome untuk membantu produktivitas harian pengguna.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor













