Jika Kamu Sering Berkata Tanpa Berpikir, Mungkin Inilah Saatnya untuk Sedikit Lebih Banyak Diam

Pernah tidak, kamu baru saja melontarkan candaan, tapi suasana di ruangan langsung berubah canggung? Kamu tertawa sendiri, tapi orang di depanmu hanya diam dengan tatapan yang sulit diartikan.
Rasanya memang nggak enak, ya. Kamu mungkin merasa itu cuma sekadar ucapan iseng, tapi bagi orang lain, kata-kata itu bisa jadi duri yang menusuk diam-diam. Kamu tidak sendirian kalau merasa bingung kenapa kata-kata yang menurutmu sepele bisa berdampak sebegitu besar bagi orang lain.
Terkadang Luka Itu Tidak Hilang
Kamu mungkin bisa minta maaf, dan dia mungkin akan bilang kalau dia sudah memaafkanmu. Tapi jujur saja, ingatan itu sulit sekali dihapus.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360352/original/036757100_1790629693-000_C9LK8WL-Turki_Italia.jpg)





