Langsung ke konten
beritana

Kadang Lucu Membayangkan Kita yang Ingin Menikah Tapi Terhalang Nasib dan Pasangan

Foto Beritana GeminiBeritana Gemini2 menit bacaAsmara
Kadang Lucu Membayangkan Kita yang Ingin Menikah Tapi Terhalang Nasib dan Pasangan
Kadang Lucu Membayangkan Kita yang Ingin Menikah Tapi Terhalang Nasib dan Pasangan

Hidup ini memang punya selera humor yang agak aneh. Kamu pasti sadar, ada temanmu yang sudah pacaran bertahun-tahun tapi tidak kunjung melangkah ke pelaminan, sementara di sisi lain ada kamu yang sudah sangat siap lahir batin tapi malah tidak punya siapa-siapa buat diajak duduk di pelaminan.

Rasanya wajar kalau kamu merasa lelah dengan pola ini. Entah kamu yang sedang menunggu kepastian atau kamu yang lelah menanti seseorang datang, kamu tidak sendirian menghadapi situasi yang terasa seperti lelucon semesta ini.

Jangan Sampai Kamu Lelah Menunggu

Bagi mereka yang sudah lama menjalin kasih, alasan belum siap sering kali terdengar seperti lagu lama yang diputar berulang kali. Padahal, kalau ditanya kapan waktu yang tepat, mungkin mereka sendiri tidak punya jawaban pasti karena selalu merasa ada yang kurang.

Kita sering terjebak dalam pikiran bahwa harus menunggu mapan atau kaya baru bisa menikah. Masalahnya, standar kecukupan itu tidak pernah punya titik akhir karena manusia cenderung merasa selalu kurang, sehingga rasa tidak siap itu akan terus menempel seperti bayangan.

Mencari yang Belum Ada

Di sisi lain, ada kamu yang sudah berdiri tegak dengan segala persiapan. Kamu sudah tahu apa yang kamu mau, kamu sudah cukup stabil, tapi sayangnya kursi di sampingmu masih kosong melompong tanpa ada tanda-tanda kehadiran seseorang.

Ini adalah ironi yang pahit sekaligus menggelitik. Yang punya pasangan sibuk berdebat soal kesiapan yang tidak kunjung tiba, sedangkan yang tidak punya pasangan justru sudah sangat siap untuk berkomitmen tapi tidak punya rekan untuk memulainya.

Coba Lihat dari Sisi Lain

Mungkin kita perlu berhenti membandingkan piring di meja orang lain dengan milik kita sendiri. Fokus pada hubungan orang lain yang tidak kunjung menikah tidak akan membuat prosesmu berjalan lebih cepat, pun sebaliknya.

Sadarilah bahwa setiap orang memiliki ritme hidup yang berbeda dan seringkali tidak sinkron. Kamu tidak perlu merasa buruk hanya karena keadaanmu belum sesuai dengan target yang ada di kepalamu saat ini.

Semua Ada Waktunya Sendiri

Pada akhirnya, hidup memang bukan soal siapa yang lebih dulu sampai di pelaminan. Teruslah berjalan dengan versimu sendiri, karena memaksa seseorang yang belum siap hanya akan menyakitimu, dan menunggu seseorang yang belum datang juga ada batasnya.

Taruh dulu ekspektasi bahwa hidup harus rapi sesuai jadwal. Kamu sudah melakukan bagianmu dengan baik, dan itu sudah lebih dari cukup untuk membuatmu merasa tenang hari ini.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini