Kadang Melihat Kebahagiaan Orang Lain Bikin Lelah, Tapi Tenang, Porsimu Sedang Disiapkan

Rasanya lelah ya, setiap kali membuka media sosial, isinya cuma orang-orang yang hidupnya kelihatan mulus banget. Sementara kita di sini, masih meraba-raba dalam gelap, bertanya-tanya kapan giliran kita tiba.
Jujur, tidak apa-apa kalau sesekali ada rasa sesak atau iri yang menyelip di dadamu. Kita manusia biasa, bukan malaikat yang bisa selalu ikhlas tersenyum melihat pencapaian orang lain saat hidup kita sendiri sedang berantakan.
Tapi Kenapa Harus Mereka Dulu?
Kamu mulai membandingkan langkah pertamamu dengan babak tengah kehidupan mereka.
Padahal, apa yang mereka tampilkan di layar ponsel pintar itu cuma kurasi momen terbaik saja. Kita tidak pernah tahu seberapa banyak air mata yang mereka tumpahkan sebelum akhirnya bisa tersenyum selebar itu. Menyiksa diri dengan memikirkan kenapa takdir mereka lebih mudah hanya akan membuat energimu habis sia-sia.
Setiap orang punya peta jalan masing-masing yang sering kali tidak masuk akal kalau dibandingkan. Menghabiskan waktu dengan mencemburui kebahagiaan orang lain hanya akan membuatmu melewatkan hal-hal kecil yang sebenarnya patut kamu syukuri hari ini.
Berdamailah Dengan Waktumu Sendiri
Kebahagiaan itu bukan perlombaan lari.
Mungkin sekarang kamu sedang disuruh menunggu, bukan karena Tuhan pelit, tapi karena karaktermu sedang ditempa agar lebih kuat. Bayangkan kalau kamu diberi semua kesuksesan itu sekarang, bisa jadi kamu belum siap mental untuk menjaganya dengan baik. Nikmati saja proses berdarah-darah ini, karena kelak ceritamu akan jauh lebih menginspirasi saat kamu berhasil melewatinya.
Porsimu Tidak Akan Tertukar
Jadi, tarik napas dalam-dalam, matikan dulu ponselmu jika melihat postingan mereka mulai terasa menyakitkan. Percayalah bahwa ada skenario indah yang sedang dirajut khusus untukmu, yang tidak akan pernah tertukar dengan milik siapa pun di dunia ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor








