
Kementerian Sosial tengah menjajaki kemitraan strategis dengan Chartered Institute of Management Accountants atau CIMA guna memperluas lapangan kerja bagi lulusan Sekolah Rakyat di sektor industri maritim.
Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan potensi sumber daya manusia dari kalangan pendidikan dasar yang selama ini menjadi fokus pemberdayaan pemerintah. Sektor maritim dinilai memiliki kebutuhan tenaga kerja masif yang dapat diisi oleh tenaga terampil dari program vokasi kementerian.
CIMA merupakan organisasi profesi akuntansi manajemen global yang berbasis di Inggris dengan jaringan luas di berbagai negara. Melalui kolaborasi ini, diharapkan para lulusan mendapatkan sertifikasi kompetensi yang diakui secara internasional agar daya saing mereka meningkat signifikan saat melamar pekerjaan di sektor tersebut.
Pemerintah menyadari bahwa tantangan terbesar para lulusan Sekolah Rakyat adalah kesenjangan antara keterampilan teknis yang dimiliki dengan kebutuhan dunia industri modern yang terus berubah dengan cepat.
Kemensos memproyeksikan bahwa integrasi antara kurikulum pelatihan vokasi internal dengan standar industri yang diterapkan CIMA akan mempercepat penyerapan tenaga kerja. Fokus utamanya adalah membekali peserta dengan keterampilan manajerial dasar dan pemahaman operasional industri maritim yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
Industri maritim sendiri memerlukan ketersediaan tenaga kerja dalam jumlah besar, terutama untuk mendukung operasional logistik pelabuhan dan pemeliharaan armada kapal. Kolaborasi ini dirancang untuk memastikan bahwa lulusan Sekolah Rakyat tidak sekadar mendapatkan pekerjaan, tetapi juga memiliki jenjang karier yang jelas di masa depan.
Dukungan teknis dari organisasi internasional seperti CIMA diharapkan mampu memberikan standar mutu yang tinggi dalam pelatihan keterampilan. Hal tersebut menjadi pembeda utama dalam upaya pemerintah menekan angka pengangguran dari kelompok masyarakat kurang mampu.
Skema kerja sama ini akan mencakup pelatihan intensif serta pendampingan untuk memastikan setiap lulusan siap menghadapi budaya kerja di industri maritim yang sangat dinamis. Pemerintah akan terus memantau perkembangan program ini agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan pemberdayaan ekonomi.
Selain peningkatan keterampilan, akses terhadap jaringan industri menjadi poin penentu bagi keberhasilan program ini. Kemensos ingin memutus rantai kemiskinan dengan memastikan setiap lulusan memiliki posisi tawar yang lebih baik saat terjun ke pasar kerja nasional maupun internasional.
Para pemangku kepentingan akan segera merumuskan detail teknis terkait durasi pelatihan dan standar kompetensi yang harus dicapai oleh para peserta didik. Perencanaan matang ini menjadi pondasi bagi keberlangsungan inisiatif yang berorientasi pada kemandirian ekonomi masyarakat tersebut.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor
