Kisah Srikandi Indonesia Pencetak Sejarah di Asian Games 2026

Ajang Asian Games 2026 resmi berakhir pada Minggu, 4 Oktober 2026, setelah upacara penutupan yang berlangsung meriah di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang.
Indonesia menuntaskan perjuangan dengan membawa pulang total 39 medali yang terdiri dari 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Prestasi membanggakan ini tidak lepas dari kontribusi besar atlet putri Indonesia yang mencetak sejarah bagi Tanah Air.
Desak Made Rita Kusuma Dewi menjadi salah satu sorotan utama setelah meraih medali emas pada cabang panjat tebing. Atlet yang dikenal sebagai salah satu pemanjat tercepat di dunia ini sebelumnya telah mengukir prestasi sebagai Juara Dunia 2023 di Swiss dan sempat berlaga pada Olimpiade Paris 2024.
Tidak kalah gemilang, atlet panahan Nurisa Dian Ashrifah berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia di ajang Asian Games dari cabang panahan. Keberhasilan ini melengkapi koleksi prestasi Hani yang sebelumnya juga berjaya pada debutnya di SEA Games 2025 Thailand dengan menyabet dua medali emas dan satu perunggu.
Pada cabang teqball, Sumaya menyumbangkan medali perak pertama bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Atlet asal Riau ini lahir dari keluarga dengan latar belakang olahraga yang kuat, mengingat kedua orang tua serta ketiga saudaranya merupakan atlet sepak takraw profesional.
Eugenia Diva Widodo berhasil membawa pulang medali perunggu dari cabang wushu. Atlet asal Jakarta ini sebelumnya membuktikan dominasinya di tingkat nasional melalui raihan medali emas pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 serta medali perak di SEA Games 2023.
Cabang bela diri juga mencatatkan sejarah melalui Vallensia Fahira Hotmauli yang meraih perunggu pada debut cabang Mixed Martial Arts di Asian Games. Ia berhasil mengamankan podium di nomor Women's Modern kelas 54 kilogram.
Dunia karate Indonesia turut bersinar berkat penampilan memukau Leica Al Humaira Lubis yang membawa pulang medali perunggu. Karateka asal Sumatera Utara ini memiliki rekam jejak impresif termasuk medali emas di Kejuaraan Karate Asia 2026 di Bali.
Legenda karate Indonesia, Cokorda Istri Agung Sanistyarani, menyempurnakan koleksi medali dengan meraih perunggu. Atlet yang akrab disapa Choki ini merupakan pemegang rekor hattrick medali emas berturut-turut pada ajang PON sejak tahun 2016 hingga 2024.
Dari arena balap sepeda gunung, Sayu Bella Sukma Dewi sukses mempersembahkan medali perunggu bagi kontingen Merah Putih. Prestasi ini menambah daftar panjang kemenangannya di tingkat internasional, termasuk raihan medali emas di Thailand Mountain Bike Cup 2026.
Tim sepak takraw putri Indonesia yang beranggotakan Kusnelia, Dini Mita Sari, Choirunnisa, Dita Pratiwi, Wan Annisa Rachmadi, dan Fujy Anggy Lestari juga tampil solid. Mereka berhasil membawa pulang dua medali perunggu dari nomor Team Regu dan Quadrant, mengulangi pencapaian tim pada Asian Games sebelumnya di Hangzhou.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor







:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361386/original/062885200_1790718452-spanyol.jpg)





