Kurs Rupiah Melemah ke Rp 17.997 per Dolar AS pada Akhir September 2026

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menunjukkan tren pelemahan pada perdagangan Selasa pagi, 29 September 2026.
Mata uang Garuda tercatat berada di posisi Rp 17.997 per dolar AS pada transaksi pasar spot exchange pukul 09.05 WIB. Kondisi ini mencerminkan tekanan yang masih membayangi pasar keuangan domestik di tengah dinamika ekonomi global.
Posisi tersebut menunjukkan koreksi nilai sebesar 19 poin atau setara dengan 0,11 persen dibandingkan angka penutupan pada hari sebelumnya. Di sisi lain, indeks dolar AS justru mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,05 persen menuju level 101,245.
Pergerakan indeks dolar AS ini mencerminkan bagaimana penguatan mata uang Negeri Paman Sam sedang terjadi secara luas di pasar global, yang secara otomatis menekan mata uang negara lain, termasuk Indonesia.
Menanggapi pergerakan pasar tersebut, sejumlah bank besar nasional segera melakukan penyesuaian terhadap nilai tukar dolar AS untuk berbagai jenis layanan transaksi nasabah. Setiap bank menetapkan kurs beli dan kurs jual yang bervariasi sesuai dengan kebijakan internal dan jenis layanan yang digunakan, seperti e-rate, TT counter, atau bank notes.
PT Bank Central Asia Tbk mencatatkan harga beli dolar AS di angka Rp 17.980 dan harga jual Rp 18.000 pada fasilitas e-rate pukul 09.26 WIB. Sementara itu, untuk layanan TT counter, BCA menetapkan kurs beli Rp 17.795 serta kurs jual Rp 18.075, dan untuk bank notes berada di level beli Rp 17.770 serta jual Rp 18.050.
Beralih ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, bank ini mematok special rate untuk transaksi dolar AS dengan harga beli Rp 17.965 dan harga jual Rp 17.995 per dolar AS. Layanan TT counter Bank Mandiri memasang nilai beli Rp 17.725 dan nilai jual Rp 18.025 per dolar AS, sementara untuk bank notes nilai beli tercatat Rp 17.690 dan nilai jual Rp 17.990 per dolar AS.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk juga turut memperbarui kurs transaksi mereka dengan mematok harga beli dolar AS sebesar Rp 17.934 per dolar AS. Harga jual yang ditetapkan oleh bank ini berada di level Rp 17.961 per dolar AS.
Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menawarkan nilai transaksi pada pukul 09.05 WIB untuk special rates di angka Rp 17.968 untuk harga beli dan Rp 17.998 untuk harga jual. Untuk layanan TT counter, BNI menetapkan harga beli Rp 17.750 dan harga jual Rp 18.050, sedangkan pada bank notes kurs beli berada di level Rp 17.810 dan kurs jual Rp 18.110 per dolar AS.
Perbedaan kurs pada masing-masing kategori layanan perbankan ini lazim terjadi karena perbedaan biaya operasional dan risiko transaksi bagi pihak bank. Nasabah disarankan untuk selalu memeriksa kembali nilai tukar terbaru di kanal resmi perbankan sebelum melakukan transaksi valuta asing dalam jumlah besar.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor














