Legenda Prancis Nilai Kylian Mbappe Belum Pantas Raih Ballon d'Or 2026

Nominasi peraih trofi Ballon d'Or 2026 telah memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat sepak bola dunia. Kylian Mbappe, bintang Real Madrid yang tampil tajam sepanjang musim lalu, menjadi salah satu nama yang paling banyak diperbincangkan.
Kylian Mbappe mencatatkan performa individu yang luar biasa dengan mengemas 42 gol dari 44 pertandingan bersama klubnya. Capaian produktivitas tersebut membuatnya merasa optimis mampu meraih penghargaan prestisius yang akan diumumkan pada 26 Oktober mendatang.
Pemain asal Prancis tersebut mengaku menyadari tingginya ekspektasi publik saat membela klub sebesar Real Madrid. Menurutnya, diskusi mengenai penghargaan individu sudah menjadi konsekuensi logis bagi pemain yang berseragam klub papan atas dunia.
"Saat Anda bermain untuk Real Madrid, klub terbaik di dunia, Anda pasti akan dikaitkan dengan penghargaan seperti ini. Ketika orang-orang melihat saya di jalan, mereka membicarakannya. Ini adalah pencapaian yang sangat bergengsi bagi pemain mana pun," ujar Mbappe.
Namun, Mbappe tetap bersikap realistis mengenai proses penilaian akhir. Dia menyerahkan sepenuhnya hasil tersebut kepada para pemilih yang terlibat dalam proses voting Ballon d'Or.
Pandangan berbeda justru datang dari legenda tim nasional Prancis, Bixente Lizarazu. Peraih trofi Piala Dunia 1998 ini menilai Mbappe belum layak mendapatkan penghargaan tersebut karena absennya gelar juara yang diraih sang pemain bersama klub sepanjang musim lalu.
Bagi Lizarazu, Ballon d'Or sebaiknya diberikan kepada pemain yang berhasil memberikan kontribusi nyata dalam bentuk gelar juara bagi timnya. Prinsip tersebut dia sampaikan secara terbuka melalui wawancara dengan media asal Prancis, Telefoot.
"Anda tidak bisa memberikan Ballon d'Or kepada seseorang yang tidak memenangkan apa pun. Gelar juara mutlak harus diperhitungkan," tegas Lizarazu.
Dalam analisisnya, Lizarazu mengarahkan dukungan kepada pemain yang sukses di ajang internasional maupun kompetisi klub elite Eropa. Dia menyebut dua nama yang dianggapnya paling layak untuk bersaing memperebutkan gelar pemain terbaik dunia tersebut.
Dua pemain yang dimaksud adalah Rodri dan Fabian Ruiz, yang menjadi pilar keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Selain itu, Fabian Ruiz juga memiliki catatan mentereng dengan keberhasilannya menjuarai Liga Champions bersama klubnya, Paris Saint-Germain atau PSG.
Sebagai informasi, Liga Champions adalah kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai liga domestik. Kemenangan di ajang tersebut sering kali menjadi penentu utama dalam penentuan peraih Ballon d'Or setiap tahunnya.
Lizarazu sendiri mengaku tidak akan merasa heran jika pada akhirnya salah satu dari kedua pemain Spanyol tersebut yang akan mengangkat trofi bola emas tahun ini. Prediksi ini didasarkan pada akumulasi prestasi kolektif yang dianggap lebih krusial dibandingkan sekadar catatan statistik individu.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor















