L'Oreal Professional Gandeng Lie Kuang Perkuat Edukasi Hairdresser SMK

L'Oreal Professional Indonesia berkolaborasi dengan penata rambut ternama Lie Kuang meluncurkan buku panduan teknik potong rambut bertajuk The Nine Cuts. Inisiatif L'Oreal Professional Indonesia ini hadir untuk memperkuat fondasi pendidikan vokasi bagi ribuan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh tanah air.
Peluncuran karya literatur teknis tersebut dilangsungkan dalam perhelatan Cosmobeauté 2026 sebagai bentuk dukungan nyata terhadap regenerasi industri tata rambut nasional.
Buku The Nine Cuts merangkum dokumentasi sembilan teknik potongan rambut esensial yang dirancang khusus sebagai referensi bagi para penata rambut masa depan. Lie Kuang menyusun karya ini berdasarkan pengalaman kreatifnya selama tiga dekade berkarier di industri kecantikan. Fokus utamanya bukan sekadar tren sesaat, melainkan pemahaman mendalam mengenai struktur dan bentuk rambut.
Melalui kolaborasi ini, L'Oreal dan Lie Kuang menyepakati program pemberdayaan yang menyasar tenaga pendidik serta siswa SMK jurusan tata rias.
General Manager L'Oreal PPD Indonesia, Freddie Banks, menyatakan bahwa sinergi ini bertujuan membawa pembelajaran teknik tingkat mahir langsung ke ruang kelas sekolah vokasi. Program tersebut berusaha menjembatani kesenjangan standar kualitas antara layanan salon profesional dan kurikulum pendidikan di daerah.
Lie Kuang menekankan bahwa menjadi seorang penata rambut bukan sekadar persoalan mengikuti tren yang selalu berganti setiap waktu. Menurutnya, pemahaman mengenai bagaimana rambut bergerak dan bagaimana teknik diaplikasikan pada karakter seseorang merupakan fondasi utama sebuah karya seni. Tanpa penguasaan aspek fundamental, seorang penata rambut akan kesulitan menghasilkan potongan yang personal dan presisi.
"Tren akan selalu berubah dan teknik terus berkembang, namun pemahaman bentuk akan selalu menjadi dasar," ujar Lie Kuang saat menjelaskan visi di balik bukunya.
Buku tersebut tidak hanya menyajikan galeri visual jenis potongan rambut yang populer di pasar. Lebih dari itu, pembaca diajak menyelami proses kreatif di balik setiap tarikan gunting untuk menemukan interpretasi gaya mereka sendiri.
Komitmen L'Oreal dalam mendukung regenerasi talenta ini diwujudkan melalui program L'Oreal Hairducation yang menjangkau 46 SMK di berbagai wilayah. Para guru dan siswa diberikan akses terhadap pengetahuan tren potongan rambut terbaru agar relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Langkah ini diharapkan mampu mencetak lulusan vokasi yang siap pakai dan memiliki daya saing tinggi.
Selain pelatihan teknis, kerja sama ini juga membuka pintu bagi siswa berprestasi melalui jalur pemagangan atau apprenticeship.
Siswa terpilih dari wilayah Jawa Tengah mendapatkan kesempatan langka untuk belajar secara langsung di bawah bimbingan intensif Lie Kuang. Pengalaman praktis di lapangan ini dianggap berguna untuk membentuk mentalitas profesional sebelum mereka benar-benar terjun ke dunia kerja.
Industri tata rambut di Indonesia saat ini telah menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 300.000 pekerja. Sebagai pemimpin pasar, L'Oreal memiliki tanggung jawab untuk memastikan kualitas tenaga kerja baru tetap terjaga dengan standar yang mumpuni. Freddie Banks menambahkan bahwa kesiapan menghadapi masa depan harus dibarengi dengan rasa bangga terhadap profesi penata rambut.
Program Hairducation terus dikembangkan agar potensi karier di bidang tata rambut menjadi pilihan yang menjanjikan bagi generasi muda.
Kehadiran buku The Nine Cuts diharapkan mampu mengisi kekosongan referensi teknis berbahasa Indonesia yang berkualitas tinggi. Materi yang disusun secara sistematis mempermudah para pengajar SMK dalam menyampaikan modul praktik potong rambut yang lebih modern.
Penekanan pada aspek karakter personal dalam potongan rambut menjadi nilai tambah yang diajarkan dalam buku ini. Lie Kuang ingin para siswa memahami bahwa setiap pelanggan memiliki keunikan anatomi wajah yang harus dipertimbangkan sebelum pemotongan dimulai. Pendekatan analitis ini ditujukan untuk melengkapi kurikulum pendidikan dasar yang sudah ada sebelumnya.
Upaya kolaboratif ini menandai babak baru dalam integrasi antara pelaku industri kreatif dan sistem pendidikan formal di Indonesia.
Dengan target jangkauan yang luas, program ini optimis dapat meningkatkan standar layanan salon di berbagai pelosok daerah. Standarisasi teknik menjadi kunci agar industri kecantikan Indonesia mampu bersaing di tingkat regional maupun internasional.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor









![Microsoft Perkenalkan Port USB-C Magnetik, Mengapa Baru Sekarang? Why did it take so long for someone to make a magnetic USB-C port? [Video]](https://cdn.beritana.com/media/2026/10/why-did-it-take-so-long-for-someone-to-make-a-magnetic-usb-c-port-video.webp)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5274523/original/070033900_1751775109-niko.jpg)