Marc Marquez Akui Sulit Bersaing, Hanya Mampu Raih P7 di Inggris

Marc Marquez harus mengakui dirinya tidak mampu bersaing secara optimal di ajang MotoGP Inggris, dengan finis di posisi ketujuh sebagai hasil terbaik yang bisa ia raih pada balapan tersebut. Performa sang pebalap Gresini Ducati ini menunjukkan kesulitan signifikan dalam menandingi kecepatan rival-rivalnya, terutama dari tim Aprilia.
Pembalap berjuluk The Baby Alien itu mengungkapkan kesulitan memacu motornya untuk menandingi kecepatan para pebalap Aprilia. Target masuk lima besar yang ia bidik pun urung tercapai, memaksa dirinya realistis dengan hasil balapan.
Menjelaskan performanya, Marc Marquez mengakui bahwa meski motor dan ban bekerja baik, ia tidak menemukan ritme optimal.
"Posisi ketujuh adalah posisi di atas kertas yang bisa kami harapkan," katanya.
Ia menambahkan, target optimistis untuk masuk lima besar tidak tercapai.
"Kami tak mampu menemukan cara terbaik sehingga kami finis di posisi ketujuh."
Selain tak mampu bersaing dengan Aprilia, Marquez juga hanya menjadi pebalap Ducati tercepat ketiga. Ia harus mengakui keunggulan rekan setimnya, Alex Marquez, yang finis posisi empat, dan Fabio Di Giannantonio di posisi keenam.
Marquez juga menyoroti kondisi fisiknya dan mengakui kelemahan yang datang dari dirinya sendiri.
"Diri saya sendiri (yang patut disalahkan)," ujarnya.Ia membandingkan, "Tahun lalu ketika saya ada dalam kondisi terbaik, Alex juga lebih cepat dibandingkan saya di sirkuit ini."
Lebih lanjut, Marquez mengakui bahwa "Alex mengendarai motor lebih baik dibandingkan kami. Maksud saya, kami menggunakan motor yang sama."
Hasil kurang memuaskan di MotoGP Inggris ini memperlebar jarak Marc Marquez dengan pemimpin klasemen sementara, Jorge Martin. Saat ini, Marquez mengoleksi 200 poin, tertinggal 40 angka dari Martin yang kokoh di puncak.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor












