Meta Perluas Jangkauan Muse AI ke iPad Setelah Kuasai Pasar iPhone

Aplikasi kecerdasan buatan milik Meta, Muse, kini resmi hadir untuk pengguna perangkat iPad. Langkah ini diambil setelah aplikasi tersebut mendominasi daftar aplikasi gratis terpopuler di App Store Amerika Serikat selama beberapa pekan terakhir.
Kehadiran Muse di iPad menjadi perluasan platform yang signifikan bagi Meta dalam pengembangan agen AI proaktif mereka. Sebelumnya, aplikasi ini hanya tersedia untuk pengguna iPhone dan komputer Mac.
Muse sendiri merupakan alat AI yang menawarkan berbagai fitur dasar secara gratis kepada penggunanya. Kehadirannya diposisikan sebagai pesaing langsung bagi layanan serupa seperti Grok Bot, ChatGPT Dots, serta OpenClaw.
Pembaruan terbaru ini bukan sekadar membawa Muse ke layar yang lebih besar. Meta menyertakan berbagai konektor baru serta peningkatan fungsionalitas untuk mendukung alur kerja pengguna di ekosistem tablet Apple.
Sebagaimana diketahui, agen AI proaktif dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan tugas secara mandiri melalui perintah suara atau teks. Konsep ini tengah menjadi tren besar di industri teknologi global, dengan banyak perusahaan besar berlomba menciptakan asisten digital yang lebih pintar.
Sejak pertama kali diluncurkan untuk iPhone pada September lalu, respons pasar terhadap aplikasi ini tergolong sangat positif. Meta tampak agresif dalam mempercepat distribusi perangkat lunak mereka ke berbagai platform populer dalam waktu singkat.
Pengguna di Indonesia dan wilayah lain yang menggunakan perangkat Apple kini dapat mengunduh Muse secara gratis melalui App Store. Penambahan dukungan untuk iPad diharapkan mampu memperluas basis pengguna yang mencari alternatif alat produktivitas berbasis AI.
Transisi cepat dari rilis iPhone ke Mac, lalu ke iPad, menunjukkan keseriusan Meta dalam merebut pangsa pasar asisten AI. Mereka berusaha membangun loyalitas pengguna di tengah sengitnya persaingan dengan pengembang model bahasa besar lainnya yang lebih dulu mapan di pasar.
Belum ada rincian mengenai rencana Meta untuk membawa Muse ke sistem operasi Android dalam waktu dekat. Namun, dengan pola pengembangan saat ini, tidak menutup kemungkinan ekspansi ke ekosistem Google akan menjadi agenda perusahaan berikutnya untuk menjangkau basis pengguna yang lebih luas secara global.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor








