Monument Bank Tunda Peluncuran Deposito Token untuk Sektor Ritel

Monument Bank, bank penantang berbasis di London, memutuskan untuk menunda peluncuran layanan deposito token bagi nasabah ritel hingga bulan November mendatang.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar regulasi ketat yang ditetapkan oleh Financial Conduct Authority atau FCA di Inggris. FCA sendiri merupakan otoritas pengawas keuangan independen yang bertanggung jawab untuk memastikan integritas pasar keuangan di negara tersebut.
Bank tersebut kini telah menjalin kerja sama dengan penyedia layanan kustodian asal Kanada untuk mengelola aset digital mereka. Kustodian adalah lembaga keuangan yang memiliki tanggung jawab hukum untuk menyimpan serta mengamankan aset milik nasabah agar tidak terjadi penyalahgunaan atau kehilangan.
Integrasi dengan mitra kustodian baru ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan teknis yang diminta oleh regulator. Kehadiran pihak ketiga diharapkan mampu memberikan lapisan keamanan tambahan dalam ekosistem aset digital yang tengah dibangun oleh Monument Bank.
Pihak manajemen menyatakan bahwa penundaan ini diperlukan agar semua standar operasional sesuai dengan ekspektasi regulator sebelum produk tersebut diakses oleh publik. Proses pemindahan sistem ke mitra kustodian memerlukan waktu ekstra guna menjamin sinkronisasi data yang akurat.
Penggunaan deposito token sebenarnya menjadi bagian dari upaya inovasi perbankan untuk mempercepat proses transaksi dan meningkatkan transparansi aset. Teknologi ini memungkinkan nasabah memegang klaim atas dana mereka dalam bentuk token digital yang tercatat di buku besar elektronik.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor








:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339165/original/077081700_1757044258-000_73GG3MM.jpg)







