Polda Metro Jaya Salurkan Masker dan Layanan Kesehatan Dampak Abu Vulkanik

Jajaran Polda Metro Jaya menyalurkan bantuan berupa masker dan layanan kesehatan bagi masyarakat menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2024.
Aksi ini melibatkan personel dari berbagai kesatuan wilayah, mulai dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta hingga Satuan Brimob dan Direktorat Samapta Polda Metro Jaya. Mereka turun langsung menyasar pengguna jalan serta warga yang bermukim di sejumlah titik terdampak di wilayah penyangga ibu kota.
Selain membagikan masker secara gratis, petugas di lapangan menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan dasar. Masyarakat dapat memeriksakan tekanan darah sekaligus memperoleh vitamin maupun obat-obatan sesuai dengan kondisi fisik mereka.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat kepolisian dalam memitigasi risiko kesehatan akibat paparan abu vulkanik yang melanda kawasan terdampak. Petugas di lapangan juga aktif memberikan edukasi kepada warga mengenai bahaya abu vulkanik bagi sistem pernapasan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat merupakan manifestasi dari tugas pokok kepolisian dalam memberikan perlindungan dan bantuan sosial secara nyata.
Budi menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen menjaga situasi agar tetap kondusif melalui koordinasi yang terarah. Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan membantu masyarakat, ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima media.
Dalam keterangan yang sama, pihak kepolisian meminta warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Ia mengimbau masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan demi menjaga kesehatan pernapasan.
Seluruh personel juga diinstruksikan untuk terus memantau perkembangan situasi di wilayah masing-masing secara berkala. Koordinasi dengan instansi terkait akan tetap dijaga agar pelayanan kepada warga yang terdampak abu vulkanik dapat berjalan optimal.
Masyarakat juga diminta untuk terus memantau perkembangan informasi resmi yang dikeluarkan pemerintah terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan disebut sebagai langkah mitigasi terbaik saat ini.
Hingga saat ini, Polda Metro Jaya bersama jajaran kewilayahan masih terus bersiaga melakukan pemantauan di titik-titik rawan paparan. Upaya preventif ini diharapkan mampu menekan risiko munculnya gangguan kesehatan pada masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor












