Rumor NVIDIA Hentikan Produksi Chip GeForce RTX 5090 untuk Seri RTX Pro

NVIDIA dikabarkan akan menghentikan pasokan chip GB202 untuk kartu grafis kelas atas, GeForce RTX 5090. Kebijakan ini muncul seiring dengan strategi perusahaan yang lebih memprioritaskan lini produk komputasi profesional.
Kabar mengenai pengalihan sumber daya produksi ini pertama kali diungkapkan oleh pembocor informasi industri yang dikenal sebagai MEGAsizeGPU. Menurut laporan tersebut, NVIDIA tidak akan lagi mengalokasikan stok chip GB202 baru untuk mendukung lini kartu grafis gaming flagship mereka.
Hingga saat ini, pihak NVIDIA belum memberikan pernyataan resmi atau konfirmasi terkait rumor tersebut. Ketidakpastian ini membuat para penggemar perangkat keras PC berspekulasi mengenai ketersediaan unit RTX 5090 di pasar global, termasuk Indonesia.
Penghentian pasokan chip baru bukan berarti produk RTX 5090 akan langsung hilang dari peredaran dalam waktu dekat. NVIDIA beserta mitra manufaktur mereka masih memiliki sisa stok komponen yang sudah dirakit menjadi kartu grafis siap jual.
Namun, keterbatasan pasokan komponen di masa depan bisa memicu dampak ekonomi berupa kenaikan harga jual. Situasi pasar yang tidak menentu biasanya membuat harga unit yang tersisa melonjak karena tingginya permintaan dari para pengguna antusias.
Keputusan strategis ini diduga kuat didasari oleh margin keuntungan yang jauh lebih besar dari sektor profesional dan pusat data. Chip GB202 merupakan komponen inti yang juga digunakan pada seri RTX Pro, sebuah lini kartu grafis khusus workstation yang digunakan untuk simulasi kompleks serta pengembangan kecerdasan buatan.
Contoh nyata dari pengalihan ini adalah RTX Pro 5500 yang berbasis arsitektur Blackwell. Kartu grafis kelas profesional tersebut membutuhkan daya komputasi tinggi dari chip GB202 untuk menangani beban kerja berat yang tidak mungkin dilakukan oleh kartu grafis konsumen biasa.
Di Indonesia, pasar kartu grafis kelas atas memang memiliki basis penggemar yang cukup besar meskipun harganya mencapai puluhan juta rupiah. Kenaikan harga akibat kelangkaan stok sering kali menjadi tantangan bagi para perakit PC enthusiast di tanah air.
Timbul pertanyaan di kalangan komunitas apakah langkah ini merupakan tanda persiapan bagi kehadiran seri GeForce RTX 60 yang lebih baru. Sejumlah analis industri memperkirakan suksesor seri saat ini kemungkinan besar baru akan meluncur ke pasaran pada 2028.
Rencana jangka panjang NVIDIA memang tampak sangat berfokus pada dominasi komputasi tingkat tinggi dan server. Dominasi mereka dalam teknologi Blackwell saat ini memaksa perusahaan untuk mengatur suplai komponen secara lebih efisien dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor








