Saat Kamu Berusaha Jadi Pasangan Kondisional, Ingat Ini Juga Penting Untuk Dirimu

Capek ya, kadang mikirin gimana caranya biar selalu jadi yang terbaik buat dia?
Rasanya kayak ada daftar panjang yang harus kamu centang biar dianggap 'pasangan ideal'.
Jangan khawatir, kamu nggak sendirian kok. Banyak dari kita juga sering terjebak di putaran ekspektasi itu, berusaha keras banget jadi pasangan kondisional yang bisa diandalkan, di segala situasi.
Kamu Nggak Salah, Kok
Dulu aku juga gitu, berusaha keras banget buat bisa jadi yang dia mau.
Diajak susah? Oke, jangan ngeluh, jangan minta ini itu. Fokus dukung. Diajak senang? Oke, jangan norak, jangan pamer, tetap sederhana.
Terus-terusan gitu, sampai lupa rasanya jadi diri sendiri. Kayak ada bagian dari aku yang hilang, sibuk memenuhi cetakan dia.
Padahal, niatnya kan baik, ingin jadi pasangan yang bisa diajak berjuang, yang nggak nyusahin kalau lagi di bawah, dan nggak malu-maluin kalau lagi di atas.
Tapi lama-lama kok ya capek sendiri ya. Kayak semua perhatianmu fokus ke dia, ke keadaannya, sampai kamu lupa kondisi dirimu sendiri.
Tapi Kenapa Masih Terasa Berat?
Intinya, hubungan itu kan dua arah, bukan kamu yang terus menyesuaikan diri.
Bisa jadi 'pasangan kondisional' itu memang penting, tapi bukan berarti kamu harus membuang diri sendiri demi gelar itu.
Kondisional itu artinya kamu punya kebijaksanaan untuk menempatkan diri, bukan jadi bunglon yang kehilangan warna aslinya.
Justru, ketika kamu merasa utuh dengan dirimu sendiri, tanpa harus berpura-pura, di situlah kamu bisa jadi dukungan terbaik.
Karena ternyata yang perlu kamu fix bukan hubungannya, tapi ekspektasimu soal dia dan soal dirimu sendiri di dalam hubungan itu.
Jadi, Gimana Caranya?
Mulailah dari jujur sama diri sendiri. Apa yang nyaman buatmu? Apa yang memang bisa kamu berikan tanpa merasa terpaksa?
Ingat, pasangan yang baik itu yang bisa jadi dirinya sendiri, yang tumbuh bersama, bukan yang mati-matian berusaha jadi sempurna sendirian. Itu baru namanya setia, sama diri sendiri dan juga sama hubunganmu.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor









