Tontowi Ahmad Optimistis Sektor Ganda Campuran Raih Medali Asian Games 2026

Legenda bulu tangkis Indonesia, Tontowi Ahmad, menaruh harapan besar agar sektor ganda campuran tanah air mampu menyumbangkan medali pada ajang Asian Games 2026 yang diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang.
Peraih emas Olimpiade Rio 2016 ini menilai bahwa kembalinya Nova Widianto ke Pelatnas PBSI membawa angin segar bagi perkembangan atlet-atlet muda Indonesia. Ia percaya racikan strategi sang pelatih mampu mengangkat performa tim di kancah internasional.
Pada pesta olahraga multicabang terbesar di Asia tersebut, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia atau PBSI telah menunjuk dua pasangan untuk berlaga. Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah akan bahu-membahu dengan Nikolaus Joaquin dan Siti Fadia Silva Ramadhanti demi menjaga martabat bulu tangkis Indonesia.
Nova Widianto sendiri baru saja kembali ke tanah air setelah menyelesaikan masa kontraknya sebagai pelatih kepala ganda campuran di Malaysia pada akhir Juli 2026. Kepulangannya ke Cipayung diharapkan menjadi titik balik bagi sektor yang sempat mengalami paceklik prestasi dalam satu dekade terakhir.
Tontowi memandang materi pemain yang ada saat ini cukup potensial untuk dikembangkan lebih jauh. Menurutnya, pergantian pelatih adalah langkah yang tepat untuk memberikan dimensi baru dalam pola permainan anak asuh.
Saat menghadiri acara Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus pada Kamis (10/9/2026), Tontowi menyampaikan pandangan realistisnya. Ia berharap pasangan-pasangan Indonesia dapat fokus mengamankan medali tanpa terbebani target warna medali tertentu di Jepang nanti.
Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober. Ajang ini menjadi ujian sesungguhnya bagi Nova Widianto dalam membuktikan kapasitasnya memoles pasangan ganda campuran Indonesia agar mampu bersaing dengan dominasi negara Asia lainnya.
Tugas Nova memang tergolong berat karena ekspektasi publik yang tinggi terhadap kejayaan bulu tangkis Indonesia. Namun, ia telah menyatakan kesiapannya untuk meracik ulang fondasi sektor ganda campuran agar kembali ditakuti dunia.
Pengalaman Nova selama melatih Malaysia sejak Januari 2023 menjadi modal berharga bagi tim nasional. Ia sukses membawa pasangan Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei menembus jajaran elit dunia, sebuah catatan yang kini diharapkan dapat ia replikasi di tanah kelahirannya sendiri.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor















