Startup China StepFun Rilis STEPX Neo, Ponsel Berbasis AI Agent Tanpa Aplikasi

Startup teknologi asal China, StepFun, resmi memperkenalkan perangkat keras terbarunya berupa ponsel pintar bernama STEPX Neo.
Berbeda dengan perangkat pada umumnya, ponsel ini tidak menempatkan kecerdasan buatan sebagai pelengkap, melainkan menyematkannya langsung ke dalam inti sistem operasi. Langkah ini mengubah paradigma penggunaan ponsel dari sekadar mengklik aplikasi menjadi memberikan instruksi kepada sistem.
Perusahaan tersebut membuka keran pemesanan dengan harga 3.999 yuan atau sekitar Rp8,8 juta, dengan jadwal penjualan perdana pada 16 Oktober mendatang.
Pengguna ponsel ini tidak perlu lagi membuka aplikasi pemesanan kendaraan, mengetik alamat, dan memilih jenis mobil secara manual. Cukup dengan memberikan perintah suara mengenai tujuan, agen perangkat lunak di dalam ponsel akan menjalankan seluruh tahapan tersebut secara mandiri.
Teknologi ini merupakan terobosan besar karena sistem operasi konvensional seperti Android maupun iOS saat ini tidak dirancang untuk eksekusi tugas otonom dari awal. Langkah ini merupakan strategi Jiang Daxin, mantan wakil presiden Microsoft yang mendirikan StepFun pada tahun 2023, untuk memimpin era baru komputasi seluler.
Sistem operasi yang digunakan, Step AOS 1.0, dikembangkan dengan struktur yang memungkinkan agen AI memiliki memori jangka panjang serta kendali keamanan di lapisan dasar. Sistem ini merupakan perpaduan antara Android, Linux, dan komponen sistem operasi waktu nyata yang dirancang khusus untuk memproses tugas kompleks.
Fungsi utama ponsel, seperti pesan singkat, pengaturan perangkat, hingga akses ke berkas, dipecah menjadi modul kecil yang dapat diakses langsung oleh agen bernama Amoo melalui protokol standar bernama Model Context Protocol.
Amoo sendiri dilengkapi dengan dua sistem memori terpisah, yaitu untuk mengenali preferensi dan kebiasaan pengguna, serta untuk mempelajari cara terbaik menyelesaikan tugas. Untuk perintah sederhana seperti menyetel alarm, ponsel menjalankan model AI kecil secara luring, sementara permintaan kompleks akan diteruskan ke model bahasa besar berbasis komputasi awan.
Kehadiran layar MiniLED tambahan pada bagian belakang perangkat berfungsi sebagai indikator visual untuk memantau aktivitas Amoo. Sebanyak hampir 100 perusahaan besar termasuk Tencent, Alipay, hingga Didi telah memberikan dukungan agar agen ini bisa beroperasi lintas platform.
Strategi ini menawarkan alternatif bagi cara tradisional yang sering kali hanya mengandalkan simulasi klik atau pembacaan layar. Dengan model bahasa besar Step 5 Preview yang memiliki 600 miliar parameter, StepFun mengklaim mampu memproses hingga 1 juta token teks dalam satu waktu.
Paket harga 3.999 yuan tersebut sudah termasuk langganan akses token selama 12 bulan pertama. Pihak perusahaan sejauh ini belum memberikan rincian biaya yang harus dikeluarkan pengguna setelah periode promosi satu tahun tersebut berakhir.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor








