Aturan Baru MSCI Ancam Depak Perusahaan Penyimpan Bitcoin dari Indeks Saham

Penyedia indeks global, MSCI, secara resmi menetapkan aturan baru yang berpotensi mengeluarkan perusahaan dengan aset Bitcoin sebagai kas utama dari daftar indeks ekuitas mereka.
Langkah strategis ini dipastikan akan memutus akses aliran dana investasi pasif ke perusahaan seperti MicroStrategy milik Michael Saylor. Keputusan tersebut tertuang dalam pengumuman tertanggal 15 Oktober yang mengklasifikasikan entitas tertentu sebagai perusahaan non-operasional.
Perusahaan yang dianggap tidak memiliki aset operasional memadai atau cenderung bertindak layaknya kendaraan investasi pasif kini tidak lagi memenuhi syarat masuk ke MSCI Global Investable Market Indexes. Indeks ini merupakan tolok ukur yang digunakan banyak manajer investasi dunia untuk menempatkan dana klien mereka ke berbagai saham perusahaan global.
Penerapan aturan baru tersebut akan mulai berlaku efektif pada penutupan perdagangan tanggal 30 November mendatang. MSCI akan menggunakan serangkaian tes berbasis lima rasio keuangan untuk menyeleksi emiten yang masuk dalam kategori tidak layak.
Setiap saham yang gagal memenuhi setidaknya empat dari lima kriteria rasio keuangan tersebut akan otomatis dikeluarkan dari daftar indeks. Aturan ini menyasar perusahaan dengan neraca keuangan yang didominasi oleh satu aset tunggal saja.
Model bisnis ini dipelopori oleh MicroStrategy yang kini memegang ratusan ribu keping Bitcoin sebagai cadangan kas perusahaan. Tren tersebut kemudian diikuti oleh perusahaan lain seperti Metaplanet asal Jepang yang mengadopsi strategi serupa dalam pengelolaan keuangan mereka.
Untuk meminimalisasi volatilitas pasar akibat perubahan ini, MSCI menyediakan sistem penyangga bagi perusahaan yang sudah terdaftar. Emiten saat ini hanya akan didepak jika mereka gagal memenuhi kriteria dalam dua periode pelaporan tahunan berturut-turut.
Sebaliknya, perusahaan baru akan langsung ditolak jika mereka gagal dalam salah satu dari dua periode pelaporan terakhir. MSCI dijadwalkan merilis daftar lengkap perusahaan yang terdampak pada tanggal 11 November nanti.
Kebijakan ini sekaligus mengakhiri masa toleransi yang sempat diberikan MSCI pada tahun lalu saat tren penyimpanan aset kripto mulai meledak. Sebelumnya, MSCI sempat membekukan penyesuaian indeks untuk perusahaan yang memiliki kepemilikan aset digital di atas 50 persen dari total aset mereka.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor














