Komparasi Samsung Galaxy A08 vs Galaxy A18: Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Samsung baru saja memperkuat pasar ponsel kelas terjangkau di Indonesia melalui peluncuran Galaxy A08 dan Galaxy A18. Meskipun kedua perangkat ini mengusung chipset serupa, yakni Helio G99+, terdapat perbedaan signifikan pada sektor fitur dan spesifikasi yang ditawarkan kepada konsumen.
Galaxy A08 pertama kali menyapa pasar pada akhir September 2026 dengan harga mulai dari Rp2.999.000. Selang beberapa minggu, tepatnya pada 13 Oktober 2026, Samsung merilis Galaxy A18 dengan harga awal Rp4.299.000.
Sekilas, keduanya memang tampak serupa dengan layar 6,7 inci dan kamera utama 50 MP, namun selisih harga yang mencapai jutaan rupiah mencerminkan adanya perbedaan kualitas komponen yang mendasar. Perbedaan paling mencolok terletak pada teknologi layar, di mana Galaxy A18 sudah menggunakan panel Super AMOLED resolusi Full HD+, sedangkan Galaxy A08 masih mengandalkan panel PLS LCD dengan resolusi HD+.
Perbedaan resolusi layar tersebut berpengaruh langsung pada ketajaman visual, di mana Galaxy A18 memiliki kerapatan piksel sekitar 385 ppi dibandingkan Galaxy A08 yang hanya 262 ppi. Bagi pengguna yang sering membaca teks atau menonton video, perbedaan ini akan sangat terasa saat melihat detail gambar maupun tulisan di layar.
Namun, Galaxy A08 unggul dalam kapasitas daya dengan baterai sebesar 6.000 mAh, sementara Galaxy A18 memiliki baterai 5.000 mAh. Tambahan kapasitas 1.000 mAh pada Galaxy A08 menjadi solusi bagi pengguna yang menginginkan durasi penggunaan lebih lama tanpa harus berulang kali mencari colokan listrik.
Sektor kamera juga menjadi pembeda utama karena Galaxy A18 dibekali lensa ultrawide 5 MP dan kamera depan 13 MP. Sebagai perbandingan, Galaxy A08 hanya menyertakan sensor kedalaman 2 MP dan kamera depan 8 MP, yang membuatnya kurang fleksibel untuk kebutuhan fotografi pemandangan atau panggilan video yang tajam.
Dari sisi konektivitas dan fungsionalitas tambahan, Galaxy A18 sudah dilengkapi fitur NFC yang memudahkan transaksi pembayaran nontunai, sebuah fitur yang absen pada Galaxy A08. Sebaliknya, Galaxy A08 mempertahankan jack audio 3,5 mm yang kini mulai jarang ditemukan pada ponsel kelas menengah, memberikan keleluasaan bagi pengguna earphone berkabel.
Pemilihan antara kedua ponsel ini harus didasarkan pada kebutuhan spesifik masing-masing pengguna. Jika prioritas Anda adalah ketahanan baterai dan nilai ekonomis, Galaxy A08 merupakan opsi yang cukup andal untuk menunjang aktivitas harian dalam jangka waktu panjang.
Sebaliknya, bagi Anda yang mengutamakan kualitas layar tajam, kebutuhan akan fitur NFC, serta kemampuan fotografi yang lebih variatif, Galaxy A18 menawarkan paket yang lebih modern. Selisih harga yang dibayarkan akan terbayar dengan pengalaman multimedia yang lebih superior meski harus mengorbankan kapasitas baterai yang lebih kecil.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor












