Realme Kembali Gunakan Antarmuka ColorOS Setelah Enam Tahun Mengembangkan Realme UI

Realme secara resmi mengumumkan kebijakan strategis untuk kembali menggunakan ColorOS pada jajaran ponsel pintar mereka. Keputusan ini mengakhiri masa pengembangan mandiri Realme UI yang telah berlangsung selama kurang lebih enam tahun terakhir.
Perubahan besar ini direncanakan mulai bergulir pada Oktober 2026. Sejumlah perangkat yang memenuhi kriteria spesifikasi akan menerima pembaruan sistem ColorOS 17 berbasis Android 17 secara bertahap.
Langkah ini membawa memori kembali ke masa awal kemunculan Realme di industri gawai pada tahun 2018. Saat itu, Realme beroperasi sebagai sub-merek di bawah naungan OPPO dan menggunakan ColorOS sebagai sistem operasi bawaan pada setiap produknya.
Transisi menuju antarmuka mandiri dimulai secara perlahan sejak 2019. Realme kemudian meluncurkan Realme UI pada tahun 2020 sebagai pengganti permanen untuk ColorOS di seluruh lini produk globalnya, termasuk untuk pasar Indonesia.
Kini, Realme memutuskan untuk kembali ke pangkuan ColorOS demi efisiensi pengembangan sistem. Gelombang pertama perangkat yang akan merasakan pembaruan ini meliputi Realme GT 8 Pro, GT 7 Pro, Realme 16 Pro 5G, serta Realme 16 Pro+ 5G.
Pembaruan ColorOS 17 sendiri menawarkan dua keunggulan utama, yakni kelancaran sistem yang lebih optimal dan integrasi kecerdasan buatan atau AI. Pengguna dijanjikan pengalaman navigasi yang lebih responsif dengan animasi yang jauh lebih mulus dibandingkan versi sebelumnya.
Teknologi AI dalam ColorOS 17 dirancang melampaui fungsi asisten standar. Fitur ini mampu membantu pengguna mengelola konten digital, mendukung proses kreatif, hingga menuntaskan berbagai tugas administratif harian secara otomatis.
Keputusan untuk kembali ke sistem operasi yang lebih matang ini diperkirakan dapat meningkatkan stabilitas performa ponsel dalam jangka panjang. Pengelolaan sumber daya perangkat keras akan menjadi lebih cerdas melalui optimalisasi mendalam dari pengembang ColorOS.
Pihak Realme memastikan bahwa identitas visual serta ciri khas pengguna tetap terjaga meski terjadi perubahan sistem operasi di balik layar. Perusahaan berjanji akan memberikan daftar lengkap perangkat yang menerima pembaruan dalam waktu dekat.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor













