
Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, kembali memberikan potongan harga signifikan untuk lini produk jam tangan pintar mereka dalam ajang Fall Prime Day.
Diskon ini menyasar beberapa model populer yang masih relevan untuk menunjang aktivitas kebugaran maupun produktivitas sehari-hari bagi pengguna di seluruh dunia. Penawaran ini menjadi kesempatan bagi konsumen yang mencari perangkat canggih dengan harga lebih terjangkau dibandingkan seri terbaru.
Varian Samsung Galaxy Watch 7 ukuran 40 milimeter kini dijual dengan harga USD 159 atau setara dengan Rp2,47 juta. Sementara itu, untuk model dengan ukuran layar 44 milimeter, konsumen perlu merogoh kocek sebesar USD 190 atau sekitar Rp2,95 juta.
Harga yang ditawarkan untuk Galaxy Watch 7 tersebut hanya terpaut sedikit lebih mahal dibandingkan rekor harga terendah yang sempat menyentuh pasar beberapa bulan lalu. Meski demikian, selisih tersebut dinilai masih sangat kompetitif bagi pembeli yang menginginkan perangkat dengan performa stabil.
Beralih ke seri Galaxy Watch 8, model berukuran 40 milimeter kini dibanderol seharga USD 220, atau sekitar Rp3,42 juta, yang merupakan angka terendah sepanjang sejarah penjualan produk ini. Untuk tipe 44 milimeter, harga yang dipatok berada di kisaran USD 250 atau sekitar Rp3,88 juta.
Produk yang menjadi sorotan utama dalam gelaran promosi kali ini adalah Galaxy Watch 8 Classic dengan layar besar berukuran 46 milimeter. Jam tangan ini dilengkapi fitur khas bezel berputar yang memudahkan navigasi menu bagi pengguna.
Perangkat premium ini sekarang bisa didapatkan dengan harga USD 350 atau sekitar Rp5,44 juta. Angka tersebut sangat mendekati rekor harga termurah yang pernah tercatat sebesar USD 335 atau sekitar Rp5,2 juta pada periode Prime Day bulan Juni lalu.
Bagi konsumen yang tetap menginginkan spesifikasi paling mutakhir, Samsung juga menawarkan seri Galaxy Watch 9 melalui situs resmi mereka. Harga untuk perangkat ini dipangkas menjadi USD 319 atau sekitar Rp4,96 juta.
Perlu diketahui bahwa ajang Prime Day merupakan periode diskon besar-besaran yang diadakan secara global, biasanya dipelopori oleh platform belanja daring Amazon. Konsumen di berbagai negara memanfaatkan momen ini untuk membeli gawai dengan harga miring sebelum musim liburan tiba.
Strategi pemotongan harga ini memberikan opsi yang lebih variatif bagi calon pembeli. Keputusan antara memilih model lama dengan harga rendah atau seri terbaru dengan fitur lebih lengkap kini sepenuhnya bergantung pada kebutuhan pribadi pengguna.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor