Kebiasaan Anak yang Memicu Gigi Renggang dan Penjelasan Medisnya

Celah pada gigi depan anak sering kali memicu kekhawatiran orang tua terkait perkembangan pertumbuhan sang buah hati.
Secara medis, kondisi gigi renggang tidak selalu mengindikasikan kelainan struktural atau masalah kesehatan yang serius. Fenomena ini terkadang merupakan bagian dari fase perkembangan alami saat gigi permanen mulai menggantikan gigi susu.
Namun, para ahli medis menekankan bahwa sejumlah kebiasaan buruk yang dilakukan secara terus-menerus mampu memengaruhi posisi gigi secara permanen. Salah satu pemicu utama yang sering diabaikan adalah perilaku mengisap jempol atau jari dalam durasi panjang.
American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD) menyatakan bahwa kebiasaan mengisap nonnutritif dapat memicu kondisi anterior open bite, yakni situasi ketika gigi depan atas dan bawah tidak bersentuhan saat mulut tertutup rapat. Organisasi tersebut menyarankan agar orang tua mulai menghentikan perilaku ini sebelum anak menginjak usia 36 bulan.










