Langsung ke konten
beritana
Breaking

IHSG Anjlok 3,06% ke 5.643, Indeks LQ45 Ikut Terkoreksi Tajam

Foto Beritana UpdateBeritana Update2 menit bacaNews
IHSG Ditutup Anjlok 3,06% Jadi 5.643, Indeks LQ45 Merosot ke Level 553
Foto: Argya D. Maheswara/kumparan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan sepanjang perdagangan Selasa, 30 Juni 2026, memerah di zona negatif pada sesi II.

Berdasarkan data dari Stockbit, IHSG anjlok 177,6 poin atau setara 3,06 persen, berakhir pada level 5.643,194.

Pelemahan ini juga diikuti oleh Indeks LQ45 yang terkoreksi 3,50 persen, menempatkannya pada posisi 553,105.

Total nilai transaksi harian mencapai Rp 14,85 triliun, mencatatkan volume perdagangan sebanyak 21,90 miliar lembar saham.

Frekuensi perdagangan pada hari tersebut tercatat sebanyak 1,61 juta kali transaksi.

Beberapa saham berhasil mencatat kenaikan signifikan di tengah sentimen negatif pasar. Saham PEGE (Panca Global Kapital) melonjak 34,29 persen, naik 36 poin menjadi 141.

AYLS (Agro Yasa Lestari) dan BOBA (Formosa Ingredient Factory) juga menguat drastis, masing-masing naik 27,54 persen ke 176 dan 21,95 persen ke 300.

Penguatan turut dirasakan ESTA (Esta Multi Usaha) sebesar 19,54 persen ke 208, serta ELPI (Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari) yang naik 15,56 persen ke 1.300.

Di sisi lain, sejumlah saham mengalami koreksi mendalam. SAME (Sarana Meditama Metropolitan) memimpin penurunan dengan anjlok 14,90 persen ke 354.

Saham MMIX (Multi Medika Internasional) dan EPAC (Megalestari Epack Sentosaraya) juga tertekan, masing-masing terkoreksi 14,84 persen ke 545 dan 14,81 persen ke 69.

PANS (Panin Sekuritas) turut merosot 14,78 persen, menutup perdagangan pada level 1.585.

Saham BBRI (Bank Rakyat Indonesia) mencatat nilai transaksi tertinggi sebesar Rp 957,22 miliar.

Diikuti BMRI (Bank Mandiri) dengan Rp 773,14 miliar, serta TLKM (PT Telkom Indonesia) senilai Rp 753,87 miliar, dan TPIA (Chandra Asri Pacific) sebesar Rp 652,62 miliar.

Sementara itu, EPAC (Megalestari Epack Sentosaraya) menjadi saham dengan volume perdagangan terbanyak, mencapai 8,56 juta lembar.

BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) menyusul dengan volume 7,17 juta lembar saham.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada sore hari ditutup menguat tipis.

Mata uang Garuda berada pada level Rp 17.878 per dolar AS, menguat 5 poin atau 0,028 persen dari posisi pembukaan pagi di Rp 17.883 per dolar AS.

Pergerakan bursa di kawasan Asia pada hari yang sama menunjukkan hasil yang bervariasi.

Indeks Nikkei 225 di Jepang tercatat naik 0,85 persen, mencapai level 70.062,32.

Sebaliknya, Indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 0,63 persen ke 22.881,02, dan Indeks Straits Times di Singapura turun 0,57 persen ke 5.179,17.

Sementara itu, Indeks SSE Composite di China menguat tipis 0,51 persen, ditutup pada level 4.094,40. Data ini dihimpun dari Stockbit dan Yahoo Finance.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update