Mencuri Kode Software, Tesla Menggugat Pegawainya
Tesla, menggugat mantan pegawainya bernama Alex Khatilov yang dulu bekerja sebagai engineering software.

Beritana, Bangkalan - Perusahaan Otomotif dan Penyimpanan Teknologi, Tesla, menggugat mantan pegawainya bernama Alex Khatilov yang dulu bekerja sebagai engineering software. Alex digugat karena diduga telah melakukan pencurian rahasia perusahaan dan melanggar kontak.

Mengutip dari CNBC, Sabtu (31/1/2021) disebutkan bahwasanya Alex diduga mengambil kode dari file Warp Driver, yaitu sebuah sistem perangkat lunak yang dikembangkan Tesla untuk mendukung proses bisnis.

Tak hanya itu Tesla menduga bahwa Alex telah menghapus bukti pencurian tersebut. Sebelumnya Alex bekerja di bagian perangkat lunak yang bisa menjadikan proses penjualan bisa secara otomatis dan bisa selaras dengan lingkungan, kesehatan dan keselamatan.

Tesla juga mengungkapkan kronologi Alex bekerja di Tesla sejak tahun lalu dan dia mengunggah file dan skrip ke akun Dropboxnya. Kemudian Tesla melaporkan gugatannya terhadap Alex pada 6 Januari.

Tesla melakukan gugatan tersebut dikarenakan   hal yang dicuri oleh Alex itu merupakan informasi penting bagi Tesla dalam proses penjualan perusahaannya. Dan hal ini memang bukan yang pertama kali Tesla menggugat mantan pegawainya yang mencuri rahasia perusahaan.

Sebelumnya Tesla pernah menggugat Ghuanzhi Chao karena menyalin kode Autopilot akun dan perangkat pribadinya pada tahun 2018 yang lalu dan hingga saat proses tersebut masih berlangsung.

Kemudian Tesla juga menggugat Zoxx dan Rivian atas tuduhan pencurian kekayaan spritual.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations