AC Milan vs Benfica di Liga Europa: Uji Konsistensi Skuad Ruben Amorim

AC Milan akan menjalani laga pembuka fase liga Liga Europa 2026-2027 dengan menghadapi tantangan berat dari Benfica. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion San Siro, Italia, pada Kamis (17/9/2026) dini hari pukul 02.00 WIB.
Duel ini membawa makna emosional sekaligus strategis bagi AC Milan. Rossoneri, julukan klub asal kota mode tersebut, akhirnya kembali menginjakkan kaki di panggung kompetisi Eropa setelah absen selama satu musim penuh.
Pelatih Ruben Amorim kini menjadi sosok sentral dalam upaya membangkitkan kembali kejayaan tim. Di bawah komandonya, AC Milan tercatat belum tersentuh kekalahan, meski dua hasil imbang kontra Juventus dan Lazio menunjukkan stabilitas performa mereka masih perlu diuji lebih dalam.
Strategi taktis 3-4-2-1 diprediksi kembali diusung oleh Amorim untuk membongkar pertahanan lawan. Kabar baik datang dari sektor belakang seiring pulihnya dua pemain kunci, yakni Matteo Gabbia dan Mario Gila, dari kendala kebugaran.
Kehadiran gelandang veteran Luka Modric pun menjadi sorotan utama dalam susunan pemain. Pengalaman luas pemain Kroasia tersebut di kancah internasional diharapkan mampu memberikan ketenangan sekaligus kendali permainan di lini tengah saat menghadapi tekanan tinggi dari Benfica.
Di sisi lain, tim tamu datang ke Italia dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi. Skuad besutan pelatih Marco Silva mencatatkan rekor tujuh kemenangan beruntun di seluruh kompetisi domestik maupun Eropa.
Perjalanan Benfica menuju fase liga ini memang tidak selalu mulus. Mereka sempat dikejutkan dengan kekalahan dari St Gallen pada leg pertama kualifikasi, namun segera melakukan respons cepat melalui kemenangan impresif 5-0 di pertemuan kedua.
Ketajaman lini serang Benfica wajib diantisipasi oleh barisan pertahanan AC Milan sepanjang laga. Penyerang Vangelis Pavlidis menjadi sosok paling berbahaya bagi tuan rumah setelah mengoleksi total 14 gol di berbagai ajang kompetisi musim ini.
Catatan statistik menunjukkan Benfica tampil begitu produktif di Primeira Liga, kasta tertinggi sepak bola Portugal. Dalam empat pertandingan terakhir di liga domestik, mereka sukses melesakkan 12 gol dan meraih poin sempurna.
Meskipun demikian, AC Milan memiliki modal sejarah yang cukup meyakinkan. Benfica tercatat belum pernah memetik satu pun kemenangan dalam enam pertemuan kompetitif terakhir melawan klub raksasa Italia tersebut.
Dukungan penuh suporter di San Siro diprediksi akan menjadi energi tambahan bagi tuan rumah untuk mendominasi penguasaan bola. Namun, efektivitas serangan balik Benfica berpeluang memaksakan skor imbang 1-1 hingga wasit meniup peluit panjang.
Bagi penikmat sepak bola, laga ini bukan hanya sekadar perebutan tiga poin di awal kompetisi. Pertarungan ini menjadi barometer sejauh mana kualitas taktik Ruben Amorim mampu mengimbangi performa kolektif Benfica yang tengah berada dalam kondisi puncak.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor












