Haaland Raja Derby Manchester, City Ukir Sejarah di Old Trafford

Manchester City berhasil keluar sebagai pemenang dalam salah satu pertandingan paling sengit di kancah Liga Primer Inggris, Derby Manchester. Kemenangan tipis 1-0 atas rival sekota Manchester United di Old Trafford pada Minggu, 13 September 2026 malam WIB, kembali mengukuhkan dominasi The Citizens.
Gol semata wayang yang menjadi pembeda dalam laga pekan keempat Liga Primer 2026/2027 ini dicetak oleh penyerang fenomenal Erling Haaland pada babak kedua. Tiga poin krusial berhasil dibawa pulang Manchester City dari markas musuh bebuyutan mereka.
Tambahan tiga angka ini membuat Manchester City kini mengoleksi 12 poin penuh dari empat pertandingan yang telah dimainkan. Posisi kedua klasemen sementara Liga Primer saat ini menjadi milik tim asuhan Pep Guardiola.
Di balik kemenangan ini, sejumlah catatan dan rekor menarik tercipta, mencerminkan intensitas serta dinamika pertandingan Derby Manchester kali ini.
Erling Haaland menahbiskan dirinya sebagai raja gol Derby Manchester di era Liga Primer. Dengan sembilan gol yang telah ia sarangkan ke gawang Manchester United, penyerang Norwegia ini resmi melewati torehan legenda seperti Sergio Aguero dan Wayne Rooney, yang masing-masing mengumpulkan delapan gol. Capaian ini menegaskan status Haaland sebagai salah satu penyerang paling mematikan dalam sejarah derbi ini, meski baru beberapa musim bermain di Inggris.
Manchester City juga mencetak rekor kartu merah paling awal dalam pertandingan Liga Primer yang berakhir dengan kemenangan bagi mereka. Insiden kartu merah terjadi saat laga baru berjalan 22 menit 23 detik, sebuah momen dramatis yang justru tidak menggoyahkan mentalitas juara mereka.
Sebelumnya, rekor ini dipegang oleh Vincent Kompany yang diusir pada menit ke-10 saat melawan Hull City pada Maret 2014, kala itu City tetap menang 2-0. Fakta bahwa City mampu mempertahankan keunggulan dan meraih kemenangan dengan 10 pemain di kandang lawan membuktikan ketahanan skuad mereka. Kondisi ini juga menunjukkan kemampuan manajerial Guardiola dalam menyesuaikan strategi di bawah tekanan tinggi.
Dalam sejarah Liga Primer, 50 tim tamu pernah menerima kartu merah saat berlaga di Old Trafford. Namun, hanya dua di antaranya yang tetap mampu pulang dengan tiga poin kemenangan.
Everton menjadi tim pertama yang melakukannya pada November 2025, setelah kartu merah di menit ke-13, mereka menang 1-0. Kini, Manchester City mengikuti jejak tersebut, mempertegas betapa langkanya pencapaian ini.
Manchester City juga mencatat sejarah sebagai tim tamu pertama yang meraih 10 kemenangan di Old Trafford dalam sejarah Liga Primer. Ini adalah bukti nyata pergeseran dominasi dalam beberapa dekade terakhir di kancah sepak bola Manchester. Sejak musim 2016/2017, tidak ada pertandingan lain di kompetisi kasta teratas Inggris yang menghasilkan lebih banyak kemenangan bagi tim tamu daripada Derby Manchester itu sendiri, dengan total 10 kali kemenangan tandang.
Kemenangan di Old Trafford dengan segala dinamikanya ini tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi Manchester City. Lebih dari itu, hasil ini mengirimkan pesan kuat tentang ambisi dan kualitas mereka dalam persaingan menuju gelar juara Liga Primer musim ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor













