Gary Lineker Harap Cristiano Ronaldo Dapatkan Perpisahan Manis Seperti Messi

Legenda sepak bola Inggris, Gary Lineker, mengungkapkan rasa prihatinnya terkait akhir perjalanan karier internasional Cristiano Ronaldo bersama tim nasional Portugal yang kini diselimuti oleh berbagai perselisihan internal.
Mantan penyerang tajam tim nasional Inggris itu menegaskan bahwa sosok sekaliber Ronaldo seharusnya mendapatkan momen perpisahan yang elegan dan emosional, layaknya penghormatan luar biasa yang diterima Lionel Messi saat menutup kiprahnya bersama timnas Argentina.
Ronaldo, pemain yang kini telah menginjak usia 41 tahun, sempat menjadi pusat perhatian publik setelah merilis pernyataan resmi pada Selasa lalu. Pernyataan tersebut muncul tak lama setelah kepergiannya secara tiba-tiba dari pemusatan latihan Portugal, sebuah langkah yang dipicu oleh ketidakpuasan mendalam terhadap pelatih tim nasional, Jorge Jesus, terkait janji yang dianggap tidak terpenuhi.
Sebaliknya, Lionel Messi justru mendapatkan apresiasi yang sangat hangat dari para penggemar sepak bola di negaranya sendiri. Pemain berusia 39 tahun tersebut menutup karier internasionalnya dengan penampilan gemilang saat Argentina meraih kemenangan 3-0 atas Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, pada Rabu (7/10/2026).
Dalam laga tersebut, Messi tidak hanya menyumbangkan satu gol, tetapi juga memberikan dua assist krusial bagi rekan setimnya. Suasana emosional di stadion pasca-pertandingan menjadi simbol penghargaan atas kontribusi besar sang megabintang bagi persepakbolaan Argentina selama dua dekade terakhir.
Bagi Lineker, perpisahan manis Messi seharusnya bisa menjadi cermin bagi perjalanan Ronaldo. Kapten timnas Portugal itu sendiri merupakan pemegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya dengan catatan impresif sebanyak 146 gol di level internasional.
Situasi kontroversial yang dialami Ronaldo saat ini hanyalah riak kecil dalam sejarah karier panjangnya yang begitu fenomenal. Lineker meyakini bahwa seiring berjalannya waktu, publik akan melupakan konflik tersebut dan hanya akan mengenang kehebatan sang pemain di atas lapangan hijau.
Dalam konferensi industri olahraga Leaders Week yang berlangsung di Stamford Bridge, Lineker menekankan bahwa baik Messi maupun Ronaldo pantas mendapatkan penghormatan setinggi-tingginya atas warisan sepak bola yang mereka tinggalkan selama puluhan tahun.
Selain membahas rivalitas abadi kedua megabintang tersebut, Lineker juga melayangkan pujian setinggi langit bagi Harry Kane. Kapten timnas Inggris itu baru saja mencatatkan rekor fenomenal dengan menyamai jumlah penampilan internasional milik Peter Shilton sebanyak 125 pertandingan saat berhadapan dengan Republik Ceko.
Tidak hanya unggul dalam hal jumlah penampilan, Kane juga kini telah mengumpulkan total 91 gol untuk negaranya. Rekor tersebut semakin memantapkan posisi Kane sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris, bahkan setara dengan legenda seperti Bobby Charlton dan Bobby Moore.
Menurut pandangan Lineker, keunggulan Kane terletak pada gaya bermainnya yang sangat komprehensif dibandingkan tipikal penyerang murni. Kemampuan Kane untuk turun menjemput bola, mengirim umpan akurat, serta mencetak gol melalui berbagai skema membuatnya menjadi pemain yang jauh lebih lengkap di mata sang pengamat senior tersebut.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4095624/original/029966500_1658369057-000_9DF37V.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367208/original/025231200_1791337054-messi.jpg)







