Jay Idzes Cedera Usai Bawa Sassuolo Taklukkan Juventus, Timnas Indonesia Cemas Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Kabar kurang mengenakkan menghampiri skuad Tim Nasional Indonesia menjelang perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026. Bek andalan, Jay Idzes, dikabarkan mengalami cedera paha setelah membela klubnya, Sassuolo, dalam laga Serie A melawan Juventus.
Insiden tersebut terjadi saat Sassuolo meraih kemenangan penting 3-2 atas Juventus pada pekan keempat Liga Italia Serie A di Stadion Mapei, Minggu, 14 September 2026 dini hari WIB.
Dalam pertandingan krusial itu, Idzes, bek berusia 25 tahun, kembali dipercaya tampil sebagai starter dan bermain hingga menit ke-80. Ia kemudian ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh Duje Caleta-Car, menyisakan kekhawatiran terkait kondisinya.
Kondisi Jay Idzes memang terlihat cukup mengkhawatirkan pasca-pertandingan. Ia tampak merayakan kemenangan bersama rekan-rekannya dengan paha yang dibebat dan berjalan tertatih-tatih, mengindikasikan adanya masalah serius.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Sassuolo mengenai tingkat keparahan cedera yang dialami Idzes. Durasi waktu pemulihan sang pemain juga belum dapat dipastikan.
Cedera ini tentu menjadi perhatian serius bagi Timnas Indonesia, mengingat FIFA ASEAN Cup 2026 akan dimulai kurang dari dua pekan lagi, tepatnya pada 24 September mendatang.
Sebagai salah satu pemain naturalisasi yang menjadi pilar pertahanan, kehadiran Jay Idzes sangat diandalkan oleh pelatih John Herdman. Kemampuannya membaca permainan, duel udara, serta kepemimpinannya di lini belakang membuatnya menjadi elemen krusial dalam strategi skuad Garuda.
Kekhawatiran terhadap kondisi pemain memang bukan hal baru. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya sudah memasukkan nama Jay Idzes dalam daftar pemain yang kondisinya masih belum pasti untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
“Beberapa pemain belum bisa bergabung pasti, seperti Adrian Wibowo saya rasa baru pemulihan dari cedera. Miliano Jonathans juga pemulihan cedera. Mees Hilgers juga belum pulih. Jay [Idzes], saya tidak tahu tadi malam di menit 81 ditarik itu, jadi saya tidak tahu seperti apa,” ujar Erick dalam jumpa pers penetapan hak siar FIFA ASEAN Cup di Jakarta, Senin.
Erick Thohir berharap John Herdman dapat menyiapkan berbagai opsi strategis apabila sejumlah pemain utama Timnas Indonesia tidak dapat tampil.
“Tentu, kami harapkan Coach John [Herdman] bisa memberikan tim yang terbaik. Tapi kalau memang ada yang cedera, mungkin juga menjadi catatan bagaimana nanti Coach John bisa meramu plan A, plan B, plan C-nya seperti apa, ketebalan dari tim itu sendiri,” lanjutnya. Ia menambahkan, “Mudah-mudahan pemain bisa menjaga diri, sehingga bisa memberikan tim yang terbaik.”
Absennya Idzes akan memaksa Herdman untuk melakukan adaptasi cepat dalam formasi dan personel lini belakang. Ini bisa berarti menggeser pemain lain ke posisi sentral atau memberikan kesempatan kepada pemain yang kurang pengalaman untuk mengisi kekosongan, sebuah tantangan besar mengingat waktu persiapan yang singkat.
Dalam turnamen regional bergengsi tersebut, Timnas Indonesia tergabung di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Grup A ini diprediksi akan menyajikan persaingan ketat, terutama dengan rivalitas tradisional melawan Malaysia dan Singapura. Tanpa Idzes, lini pertahanan Garuda harus bekerja ekstra keras untuk menghadapi serangan lawan-lawan tangguh di babak penyisihan grup.
Publik sepak bola Indonesia kini menanti dengan cemas perkembangan kondisi Jay Idzes serta keputusan akhir dari tim pelatih mengenai komposisi skuad. Harapan besar tetap tertumpu pada kemampuan tim untuk beradaptasi dan tampil optimal di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor








