Mario Aji Bertekad Raih Hasil Maksimal di Sisa Musim Ketiga Moto2 2026

Pembalap asal Indonesia, Mario Aji, menyatakan komitmennya untuk memperbaiki performa pada sisa kompetisi Moto2 musim 2026.
Hingga memasuki fase akhir musim, capaian di lintasan balap belum memenuhi target yang ditetapkan oleh Mario. Dirinya mengakui bahwa tahun ketiga di kelas menengah ini seharusnya mampu memberikan hasil yang lebih kompetitif dibandingkan dengan dua musim sebelumnya.
Mario menyampaikan pandangannya kepada media di Jakarta pada Senin, 5 Oktober 2026. Ia secara terbuka mengakui bahwa target pribadi dan realitas yang terjadi di atas lintasan balap tidak selaras dengan ekspektasi awal musim.
Tantangan utama yang dihadapi pembalap tersebut sepanjang musim 2026 adalah gangguan kesehatan fisik akibat cedera. Kondisi ini sempat menghambat ritme adaptasi serta performa konsisten Mario saat menggeber motornya di berbagai sirkuit.
Meskipun saat ini kondisi fisiknya telah pulih total dan siap untuk membalap, dampak dari cedera tersebut sempat memengaruhi ketepatan waktu serta ritme saat berada di atas motor. Ia menjelaskan bahwa kendala teknis tersebut kini berangsur membaik setelah dirinya kembali ke performa fisik optimal.
Musim 2026 bagi Mario berjalan dengan dinamika yang cukup fluktuatif. Ia sempat mencatatkan awal musim yang menjanjikan, namun progresnya tertahan oleh insiden yang menyebabkan cedera di tengah jadwal balap yang padat.
Kesempatan di seri-seri tersisa akan dimanfaatkan Mario untuk membangun kembali kepercayaan diri serta memberikan umpan balik kepada tim teknisnya. Ia berharap komunikasi yang intensif antara pembalap dan tim dapat memaksimalkan potensi motor hingga seri penutup.
Memberikan evaluasi yang mendalam menjadi langkah konkret bagi Mario demi mengakhiri musim dengan catatan positif. Fokus utama saat ini terletak pada sinkronisasi antara kemampuan individu dan performa kendaraan di sirkuit.
Ia menegaskan bahwa tujuan akhirnya adalah memberikan performa yang mencerminkan kapabilitas sebenarnya sebagai pembalap profesional. Usaha tersebut diharapkan dapat membuahkan data teknis berharga untuk modal di masa depan.
Upaya keras ini juga bertujuan memberikan masukan krusial kepada tim terkait pengembangan motor. Dengan memberikan kontribusi nyata di sisa musim, ia ingin menunjukkan bahwa dirinya telah kembali ke level kompetisi yang diharapkan oleh para pendukungnya.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor












