
Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, berpeluang kembali mencatatkan penampilan di ajang Liga Champions musim 2026/2027 bersama klubnya, Lille.
Lille dijadwalkan menjamu raksasa Turki, Galatasaray, di Decathlon Arena, Stade Pierre-Mauroy, pada Rabu (21/10/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi laga ketiga bagi kedua tim dalam fase liga kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.
Verdonk sebelumnya menorehkan sejarah sebagai pemain berstatus Warga Negara Indonesia pertama yang tampil di turnamen ini. Ia melakukan debut saat Lille bertandang ke markas Arsenal di Emirates Stadium pekan lalu.
Pada laga kontra Arsenal tersebut, pemain berusia 27 tahun itu masuk sebagai pemain pengganti dan merumput selama 12 menit. Meski Lille menelan kekalahan telak 0-3 dari tim tuan rumah, pengalaman tersebut menjadi catatan penting bagi karier sepak bola Verdonk di kancah internasional.
Sejauh musim ini berjalan, Verdonk telah mencatatkan lima penampilan di Ligue 1 atau liga kasta tertinggi Prancis serta satu kali tampil di Liga Champions. Statistik menunjukkan bahwa pelatih Lille, Davide Ancelotti, sering menurunkannya pada babak kedua sebagai bagian dari strategi penyegaran skuad atau kebutuhan taktis untuk memperkuat sisi kiri pertahanan.
Ia biasanya masuk menggantikan Romain Perraud yang menempati posisi bek kiri utama. Mengingat konsistensi yang ditunjukkan, kemungkinan besar Verdonk akan kembali mendapatkan kepercayaan bermain sebagai pemain pengganti dalam laga melawan Galatasaray nanti.
Tugas berat menanti Verdonk jika ia diturunkan ke lapangan di babak kedua nanti. Ia harus bersiap menghadapi ancaman dari sektor sayap kanan Galatasaray yang dihuni oleh pemain-pemain dengan kualitas mumpuni.
Salah satu pemain yang mungkin dihadapinya adalah Roland Sallai, bek sayap asal Hungaria yang sudah tampil tujuh kali di liga domestik musim ini. Sallai dikenal sebagai pemain yang cukup produktif dengan torehan satu gol dan satu assist bagi skuad asuhan Okan Buruk.
Selain Sallai, Galatasaray juga memiliki bintang asal Jerman, Leroy Sane, yang menempati posisi winger kanan. Sane merupakan pemain berpengalaman yang pernah memperkuat klub besar seperti Manchester City dan Bayern Munchen sebelum kini memasuki musim ketiganya di Turki.
Kualitas pemain berusia 30 tahun tersebut belum menunjukkan penurunan dengan catatan selalu tampil dalam delapan laga domestik dan dua pertandingan Liga Champions musim ini. Kehadiran Sane tentu menuntut konsentrasi tinggi dari lini belakang Lille, termasuk siapapun yang menempati posisi bek kiri di babak kedua.
Laga ini juga memiliki kepentingan besar bagi kedua tim yang sama-sama sedang mencari momentum kebangkitan. Lille dan Galatasaray saat ini tengah berupaya memperbaiki posisi mereka di klasemen fase liga demi menjaga kans melaju ke babak selanjutnya.
Bagi publik sepak bola Indonesia, penampilan Verdonk tetap menjadi daya tarik utama. Meski baru bermain sebagai pemain cadangan, keberadaannya di lapangan hijau Eropa secara nyata membuka jalan bagi pemain tanah air untuk bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor
