Pemain Diaspora Vietnam Jason Pendant Siap Tempur di FIFA ASEAN Cup 2026

Tim nasional Vietnam resmi tiba di Indonesia untuk berlaga dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung di Bandung, Jawa Barat.
Salah satu pemain yang mencuri perhatian dalam rombongan skuad Negeri Naga Biru tersebut adalah pemain diaspora, Jason Cao Pendant Quang Vinh. Bek kiri berusia 29 tahun itu menyatakan antusiasme tinggi untuk segera menginjakkan kaki di rumput Stadion Si Jalak Harupat.
Pendant, yang memiliki garis keturunan Vietnam dari sang ibu, kini menjadi bagian penting dalam strategi pelatih Kim Sang Sik. Setelah mengoleksi lima penampilan bersama timnas, ia diharapkan mampu memperkokoh lini pertahanan Vietnam di turnamen yang berada di bawah naungan FIFA ini.
"Ini turnamen baru, yang pertama. Kami sangat bersemangat untuk bermain di turnamen baru ini. Turnamen ini diselenggarakan oleh FIFA, jadi saya berharap semuanya berjalan baik dan mendapat banyak dukungan dari para penggemar di semua negara," ucap Pendant saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Rabu (23/9).
Kehadiran Pendant memberikan warna baru bagi skuad yang dijuluki Bintang Emas tersebut. Keberadaannya mengisi kekosongan posisi bek yang sempat ditinggalkan beberapa pemain senior.
Vietnam tergabung dalam Grup B bersama Thailand, Filipina, dan Pakistan. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung sengit mengingat seluruh laga akan dimainkan di satu lokasi, yakni Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
"Kami akan memberikan yang terbaik untuk memenangkan grup ini," tegas Pendant mengenai target timnya. Optimisme tersebut muncul meskipun Vietnam tidak membawa kekuatan penuh ke Indonesia.
Beberapa pilar utama seperti Dang Van Lam, Nguyen Quang Hai, dan Doan Van Hao dipastikan absen dalam turnamen ini karena berbagai alasan teknis. Kondisi ini membuat peran pemain seperti Pendant, Rafaelson, dan Patrik Le Giang menjadi tumpuan utama pelatih Kim Sang Sik dalam menjaga dominasi Vietnam di kawasan Asia Tenggara.
Jadwal pertandingan Vietnam dimulai dengan laga menghadapi Filipina pada Sabtu (26/9). Mereka kemudian dijadwalkan meladeni tantangan Thailand tiga hari berselang, sebelum menutup fase grup dengan melawan Pakistan pada 2 Oktober mendatang.
Secara taktis, keberadaan pemain dengan latar belakang pengalaman di kompetisi luar negeri seperti Pendant diharapkan mampu menyeimbangkan skuad muda Vietnam. Konsistensi permainan menjadi tantangan besar bagi tim tamu untuk bisa lolos dari babak grup yang cukup berat tersebut.
Publik sepak bola Indonesia kini menanti bagaimana racikan Kim Sang Sik dapat beradaptasi dengan kondisi lapangan di Bandung. Dukungan penonton lokal diperkirakan akan menambah semarak atmosfer pertandingan sepanjang fase grup berlangsung di Jawa Barat.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor











