Prediksi Liga Champions: Como vs Leipzig, Momentum Bersejarah di Sinigaglia

Pertandingan krusial akan tersaji di Stadio Giuseppe Sinigaglia kala Como melakoni debut bersejarahnya di fase liga UEFA Champions League (UCL) dengan menjamu raksasa Jerman, RB Leipzig. Laga perdana Liga Champions musim 2026-27 ini dijadwalkan bergulir pada Jumat, 11 September 2026, pukul 02.00 WIB, dengan siaran langsung melalui platform Vidio.
Bagi Como, momen ini menjadi penanda penampilan pertama mereka di ajang Liga Champions, sekaligus debut dalam kompetisi di bawah naungan UEFA. Tiket emas tersebut mereka raih setelah berhasil finis di posisi keempat Serie A musim lalu, sebuah pencapaian yang sungguh luar biasa untuk klub yang baru dua tahun silam kembali meramaikan kasta tertinggi Liga Italia.
Perjalanan Como menuju zona Liga Champions terbilang dramatis, mengamankan posisi empat besar melalui empat kemenangan dalam lima pertandingan terakhir musim lalu.
Mereka bahkan mampu menyisihkan nama-nama besar seperti AC Milan dan Juventus dalam persaingan ketat tersebut.
Performa impresif Como juga berlanjut sepanjang tahun kalender 2026. Data statistik Serie A menunjukkan bahwa hanya Inter Milan yang berhasil mengumpulkan poin lebih banyak dibandingkan mereka, sebuah fakta yang membuktikan konsistensi tim asuhan Cesc Fabregas ini.
Klub Italia tersebut telah mencatatkan kemenangan tandang atas Napoli dan Genoa, menegaskan kapabilitas mereka menghadapi tim-tim kuat. Pelatih Cesc Fabregas berhasil membangun skuad yang memadukan kreativitas mumpuni dengan ketahanan yang solid di lini belakang.
Nico Paz menjadi motor utama kreasi serangan tim, sementara striker Tasos Douvikas menjelma menjadi mesin gol dengan torehan 14 gol di Serie A musim lalu.
Douvikas bahkan sudah menambah dua gol pada awal musim ini, menunjukkan ketajamannya yang konsisten.
Di sisi lain, RB Leipzig datang dengan pengalaman yang jauh lebih mumpuni di panggung elite Eropa. Klub asal Jerman ini mencatatkan partisipasi kedelapan mereka di Liga Champions sejak debut pada tahun 2017, dengan pencapaian semifinal pada edisi 2020 sebagai puncaknya.
Namun, pengalaman tersebut tidak selalu menjamin performa yang stabil. Pada penampilan terakhir mereka di Liga Champions musim 2024-25, Leipzig finis di posisi ke-32 dalam fase liga, sebuah hasil kurang memuaskan setelah hanya mampu meraih satu kemenangan dari delapan pertandingan.
Di bawah arahan Martin Demichelis, yang memulai era baru setelah Leipzig finis ketiga di Bundesliga musim lalu, tim ini mengawali musim domestik dengan kemenangan atas Eintracht Trier dan Borussia Monchengladbach.
Kendati demikian, mereka kemudian tersandung kekalahan 1-3 saat menghadapi Werder Bremen.
Salah satu kendala serius bagi Leipzig terlihat ketika mereka bermain tandang di ajang Liga Champions. Mereka hanya berhasil mengumpulkan satu poin dari enam pertandingan tandang terakhirnya, sebuah statistik yang menyoroti kelemahan mereka saat bermain di markas lawan.
Kondisi skuad Como relatif lengkap menjelang pertandingan penting ini. Jayden Addai menjadi satu-satunya pemain yang dipastikan absen karena cedera, sementara Moise Kean sudah mendapatkan menit bermain sebagai pemain pengganti ketika timnya menang 4-1 atas Genoa.
Douvikas diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di lini depan.
Nico Paz, Martin Baturina, dan Assane Diao juga siap memberikan variasi serangan, dengan Paz berpeluang memainkan peran penting dalam debut penuhnya di kompetisi ini.
Leipzig harus menghadapi laga ini tanpa Rocco Reitz, Romulo, dan Christoph Baumgartner yang cedera. Brajan Gruda serta Assan Ouedraogo juga masih diragukan tampil, menambah daftar pemain yang absen.
Marc Guiu, striker baru yang didatangkan dari Chelsea, menjadi tambahan di lini depan. Sementara itu, Christopher Nkunku kembali dengan status pinjaman dari AC Milan, dan Antonio Nusa menjadi ancaman dari sisi sayap, terutama setelah pernah mencetak gol dalam debut Liga Champions bersama Club Brugge.
Prediksi susunan pemain Como (4-2-3-1): Butez; Couto, Chalobah, Ramon, Valle; Perrone, Da Cunha; Diao, Paz, Baturina; Douvikas.
Prediksi susunan pemain Leipzig (4-3-3): Vandevoordt; Baku, Orban, Lukeba, Raum; El Aynaoui, Seiwald, Banzuzi; Bakayoko, Nkunku, Nusa.
Leipzig unggul dalam pengalaman di kompetisi Eropa, namun rekor tandang mereka yang buruk di Liga Champions menjadi titik lemah yang nyata.
Sebaliknya, Como memiliki momentum yang sangat kuat, didukung skuad yang hampir lengkap, serta keuntungan signifikan bermain di kandang sendiri setelah menjalani tiga laga awal musim sebagai tim tamu.
Fabregas sebagai pelatih juga memiliki pengalaman luas di Liga Champions sebagai pemain, dengan 104 penampilan. Ditambah kualitas individual Paz dan ketajaman Douvikas, Como memiliki cukup senjata untuk mengeksploitasi pertahanan Leipzig yang tengah mencari konsistensi.
Pertandingan ini berpotensi berjalan terbuka mengingat kualitas menyerang yang dimiliki kedua tim. Namun, mempertimbangkan performa apik Como sepanjang tahun 2026 dan catatan tandang Leipzig yang kurang meyakinkan, tuan rumah sedikit lebih layak diunggulkan.
Como diperkirakan mampu memanfaatkan atmosfer berapi-api di Sinigaglia untuk mencatat kemenangan dalam debut bersejarah mereka di ajang Liga Champions.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor








