PSIM Yogyakarta Pastikan Marvin Loria dan Mauro Caballero Siap Hadapi Persebaya

PSIM Yogyakarta memastikan dua pemain asing baru, Marvin Loria dan Mauro Caballero, siap diturunkan saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027.
Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu (13/9/2026) malam WIB.
Kehadiran Loria dan Caballero menjadi angin segar bagi skuad asuhan pelatih PSIM setelah pada laga perdana tim hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan Persita Tangerang. Sebelumnya, kedua pemain ini absen karena kendala administrasi izin kerja atau work permit yang belum rampung.
Manajer PSIM, Iksan Mahar, menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut dipicu oleh waktu kedatangan pemain yang cukup mepet. Keduanya baru bergabung dengan tim dua pekan setelah sesi latihan perdana dimulai pada pertengahan Juli 2026 lalu.
Kondisi keterlambatan kedatangan ini berdampak langsung pada proses pengurusan dokumen hukum yang dibutuhkan pemain asing untuk merumput di Indonesia. Sesuai regulasi liga, setiap pemain asing wajib memiliki izin kerja resmi agar dapat didaftarkan sebagai pemain profesional dalam kompetisi domestik.
Iksan menyampaikan bahwa seluruh berkas administrasi kini telah selesai diproses sepenuhnya sejak awal pekan ini. Pihak manajemen memastikan hambatan yang terjadi pada pekan lalu sudah teratasi.
Kepastian ini memberikan opsi lebih luas bagi tim pelatih dalam meracik strategi saat bertandang ke Jawa Timur. Keberadaan Loria dan Caballero juga diharapkan mampu mendongkrak daya gedor tim setelah evaluasi dari laga pembuka di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Selain laga melawan Persebaya, kedua pemain dipastikan siap tampil untuk pertandingan tandang berikutnya melawan Madura United. Manajemen klub menyatakan komitmen untuk mendukung penuh kebutuhan teknis pelatih demi mencapai target poin maksimal di dua laga tandang beruntun tersebut.
Kehadiran pemain asing di BRI Super League memiliki peran vital bagi klub, tidak hanya dari sisi teknis permainan, tetapi juga dalam meningkatkan daya tarik kompetisi bagi para penonton di stadion. Dukungan suporter Laskar Mataram sendiri diprediksi akan tetap mengalir meski tim harus bermain di markas lawan.
Stadion Gelora Bung Tomo dikenal memiliki atmosfer yang cukup menantang bagi tim tamu karena tekanan suporter tuan rumah yang besar. Persiapan mental serta kondisi fisik pemain akan menjadi kunci bagi PSIM untuk mencuri poin dalam lawatan tersebut.
Hingga saat ini, tim pelatih terus mematangkan taktik dengan menyertakan Loria dan Caballero dalam sesi latihan intensif. Fokus utamanya adalah menyelaraskan permainan kedua pemain tersebut dengan skema yang telah dibangun selama pramusim.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor








