Langsung ke konten
beritana
Breaking

Batas Akhir Aplikasi Startup Battlefield Australia Makin Dekat, Pintu Menuju Panggung Global Terbuka

Foto Beritana UpdateBeritana Update3 menit bacaTech
Startup Battlefield Australia application closes in days: Apply before July 6
Image Credits:Kimberly White / Getty Images

Peluang emas bagi startup teknologi di Australia semakin menipis. Batas akhir pendaftaran untuk ajang bergengsi Startup Battlefield Australia akan segera ditutup pada Sabtu, 6 Juli mendatang, menawarkan kesempatan unik untuk tampil di kancah global.

Kisah sukses sebelumnya dari ajang Startup Battlefield Australia di Sydney pada tahun 2017 menunjukkan bagaimana dua startup yang sebelumnya belum dikenal berhasil meraih pendanaan lebih dari USD 85 juta (sekitar Rp1,3 triliun) setelah tampil di panggung tersebut.

Kini, kesempatan serupa terbuka kembali bagi para inovator. Namun, batas akhir pendaftaran hanya tersisa beberapa hari lagi.

Pada edisi 2017, Manuri Gunawardena, seorang mahasiswa kedokteran tingkat akhir, memukau juri dengan presentasinya tentang HealthMatch. Platform berbasis pembelajaran mesin ini, yang menghubungkan pasien dengan uji klinis, berhasil mengantarkannya sebagai pemenang Startup Battlefield Australia.

Momen kemenangan itu menjadi katalisator bagi HealthMatch untuk mengumpulkan pendanaan lebih dari USD 25 juta (sekitar Rp400 miliar). Selain itu, HealthMatch juga berekspansi ke Amerika Serikat dan kini telah melayani lebih dari 1 juta pasien di seluruh dunia.

Tidak hanya pemenang, runner-up FluroSat juga memanfaatkan panggung yang sama untuk mendapatkan putaran pendanaan awal dari Microsoft. FluroSat kemudian menjadi bagian dari Regrow Agriculture, sebuah entitas yang kini telah mengumpulkan lebih dari USD 60 juta (sekitar Rp960 miliar) dari para investor seperti Microsoft, Airtree, dan Cargill.

Dari satu hari di Sydney, lebih dari USD 85 juta berhasil dihimpun, jutaan jiwa terdampak positif, dan perusahaan global lahir dari satu kesempatan emas.

Kini, Startup Battlefield kembali hadir di Australia.

Ajang TechCrunch Startup Battlefield Australia akan kembali digelar pada 19 Agustus 2026, bekerja sama dengan Stripe.

Kali ini, taruhannya jauh lebih tinggi.

Delapan startup terpilih akan berkesempatan melakukan presentasi langsung di Stripe Tour Sydney, di hadapan investor kelas atas, media global, serta komunitas teknologi terbaik Australia.

Tiga finalis teratas akan mendapatkan kredit biaya Stripe senilai hingga USD 15.000 (sekitar Rp240 juta). Namun, pemenang utama akan memperoleh hadiah yang jauh lebih besar, yaitu tiket otomatis untuk berkompetisi di Startup Battlefield 200 pada ajang TechCrunch Disrupt di San Francisco Oktober ini. Ini adalah jaminan tempat di panggung startup paling ikonis di dunia, tanpa perlu aplikasi atau kompetisi tambahan.

Ajang ini bukan hanya milik startup yang mempresentasikan ide mereka. Ini juga adalah momen bagi setiap pendiri, investor, dan operator yang selama ini telah melakukan pekerjaan kelas dunia dari belahan bumi lain untuk mendapatkan pengakuan.

Ini adalah panggung bagi Anda.

Perusahaan besar berikutnya yang belum dikenal luas mungkin sedang merintis sesuatu yang penting. Bisa jadi perusahaan Anda adalah salah satunya.

Tersisa enam hari lagi untuk mengajukan aplikasi, dengan batas akhir pada 6 Juli.

Aplikasi ini bersifat gratis, tanpa pengambilan ekuitas, dan acara akan diselenggarakan secara langsung di Sydney, Australia, pada 19 Agustus 2026.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update