ChatGPT Kini Semakin Visual dengan Peluncuran Fitur Intelligent UI

OpenAI secara resmi menghadirkan pembaruan signifikan bagi platform kecerdasan buatan mereka, ChatGPT, melalui peluncuran antarmuka baru bernama Intelligent UI. Inovasi ini menyertai kehadiran model GPT-6 yang mulai digulirkan kepada pengguna pada hari Rabu.
Perubahan ini membawa pergeseran besar dari basis teks murni menuju pengalaman visual yang lebih kaya. Pengguna kini tidak hanya menerima jawaban dalam bentuk tulisan, tetapi juga elemen grafis yang dapat berinteraksi langsung.
Elemen visual yang dihadirkan bukan sekadar gambar statis atau ilustrasi sederhana. Chatbot kini mampu menampilkan tombol interaktif, kalkulator khusus untuk tugas tertentu, grafik yang dapat disunting, serta diagram yang bisa dimanipulasi langsung oleh pengguna di dalam percakapan.
Tujuan utama dari integrasi antarmuka baru ini adalah mempermudah pengguna dalam memahami topik yang rumit melalui penyajian data yang lebih intuitif. Langkah ini sekaligus menjadikan ChatGPT lebih mudah diakses oleh khalayak yang lebih luas dari berbagai latar belakang.
Dalam demonstrasi terbatas kepada sejumlah jurnalis, staf OpenAI memperlihatkan kemampuan sistem ini dalam membuat diagram secara instan untuk menjelaskan konsep abstrak. Sebagai contoh, seorang mahasiswa dapat meminta penjelasan tentang mekanisme gaya angkat pada sayap pesawat, dan sistem akan langsung merespons dengan serangkaian visual pendukung.
Aarush Selvan, manajer produk di OpenAI, menyatakan bahwa selama ini ChatGPT lebih dominan sebagai layanan berbasis teks. Perusahaan kini berupaya membantu pengguna menyelesaikan berbagai urusan praktis seperti merencanakan perjalanan atau menyusun resep masakan dengan cara yang jauh lebih efektif.
Selvan mencontohkan bagaimana fitur ini bekerja untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari penjelasan mekanika sepeda hingga pembuatan peta untuk pendakian gunung dalam beberapa hari. Pengguna bahkan bisa memanfaatkan kalkulator tabungan pribadi yang terintegrasi untuk memantau keuangan mereka secara langsung.
Sistem ini juga memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk melakukan kustomisasi sesuai kebutuhan pribadi. Jika pengguna merasa jumlah visual yang muncul terlalu banyak atau mengganggu alur kerja, mereka dapat mengatur ulang intensitas tampilan elemen grafis tersebut melalui menu pengaturan.
Pembaruan Intelligent UI akan tersedia secara global bagi pengguna layanan Pro, Plus, Business, serta Enterprise bersamaan dengan akses ke model GPT-6. Sementara itu, pengguna versi gratis dan tier Go akan mendapatkan akses serupa satu hari setelahnya, tepatnya pada hari Kamis.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367210/original/084659200_1791337156-messi_2.jpg)


