Manfaatkan Frustrasi Pengguna GitHub, Cursor Luncurkan Platform Hosting Kode Pesaing

Startup kecerdasan buatan (AI) Cursor meluncurkan platform hosting kode baru bernama Origin, berupaya memanfaatkan gelombang frustrasi yang melanda pengguna GitHub. Langkah ini hadir saat GitHub, platform hosting kode paling dominan, terus bergulat dengan berbagai gangguan layanan yang dilaporkan secara luas.
Cursor, startup AI yang kini secara resmi menjadi bagian dari SpaceX, pekan ini meluncurkan Origin. Origin adalah platform hosting kode baru yang dirancang untuk melakukan berbagai fungsi yang biasa digunakan pengembang di GitHub, seperti kolaborasi pada basis kode, penjelajahan dan pengeditan, penanganan permintaan tarik (pull-requests), serta penyimpanan di repositori.
Peluncuran Origin merupakan langkah logis bagi Cursor, yang fokus utamanya selama ini adalah penjualan layanan pengembangan web otomatis melalui AI Code Editor mereka. Cursor juga menyatakan bahwa fitur-fitur "agent native" akan segera tersedia untuk Origin, meskipun detailnya belum banyak dibagikan. Perusahaan itu juga sedang membangun "ekosistem aplikasi" yang lebih luas untuk mendukung upaya pengkodean yang lebih besar di dalam Origin.
Menariknya, penggunaan Origin tidak mengharuskan pengguna berhenti memakai GitHub. Origin justru dirancang untuk memungkinkan pengembang bekerja berdampingan dengan GitHub, saling bertukar kode di antara keduanya secara interoperable.
Dalam unggahan blognya, Cursor menegaskan, "Repositori GitHub Anda dapat berada di samping yang dihosting Cursor." Perusahaan ini menjelaskan bahwa pengguna hanya perlu menghubungkan GitHub, memilih organisasi, lalu menyinkronkan repositori yang diinginkan.
Peluncuran Origin bertepatan dengan meluasnya kekecewaan atas penurunan kualitas layanan GitHub. Pada hari yang sama ketika Cursor meluncurkan platform barunya, GitHub justru mengalami gangguan global yang cukup panjang. Selama lebih dari enam jam, fungsi situs dilaporkan mengalami degradasi, dengan tingkat kesalahan hampir 20% di seluruh dunia.
Ini bukan kali pertama kejadian serupa menimpa GitHub. Awal tahun ini, setelah serangkaian gangguan, GitHub mengumumkan langkah-langkah baru untuk menenangkan para pengembang yang tidak puas karena masalah ketersediaannya semakin meningkat. Secara lebih luas, platform tersebut telah mengalami 257 gangguan selama setahun terakhir, demikian analisis terbaru dari LeadDev.
Masalah persisten seperti ini telah menyebabkan "eksodus pengguna profil tinggi yang terlihat jelas," tulis reporter LeadDev, Charles Humble.
Meskipun demikian, jika Cursor ingin bersaing dengan GitHub, persaingan ketat menantinya. Menurut metrik GitHub sendiri, sekitar 180 juta pengembang menggunakan platformnya hingga Oktober tahun lalu. Platform yang didirikan pada tahun 2007 dan diakuisisi oleh Microsoft pada tahun 2012 ini tetap menjadi host kode sumber terbesar di dunia.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor











