Skeptisisme Tiongkok terhadap Seruan Keamanan AI: Antara Kekhawatiran Barat dan Rivalitas

Tiongkok menyikapi seruan global tentang bahaya kecerdasan buatan (AI) dengan tingkat skeptisisme yang mencolok, sering kali memandang peringatan tersebut sebagai narasi yang sangat Barat atau strategi terselubung. Pandangan ini terbentuk di tengah ketatnya persaingan teknologi antara Beijing dan Washington, khususnya dalam pengembangan AI.
Bagi para pengamat dan pembuat kebijakan di Tiongkok, peringatan mengenai kiamat AI atau skenario terburuk lainnya terasa asing, seolah tidak sepenuhnya relevan dengan konteks dan prioritas pembangunan mereka. Isu-isu tentang risiko eksistensial AI, yang kerap digaungkan di negara-negara Barat, dinilai memiliki bias perspektif budaya dan filosofis.
Di sisi lain, kekhawatiran juga muncul bahwa seruan keamanan AI tersebut dapat menjadi taktik politis yang dirancang untuk memperlambat kemajuan perusahaan-perusahaan AI Tiongkok. Mereka khawatir langkah ini bertujuan menghambat upaya Beijing untuk melampaui dominasi rival-rivalnya dari Amerika Serikat.











