Jika Ketulusan Saja Tidak Cukup, Mungkin Memang Bukan Kamu yang Harus Berubah

Rasanya sesak sekali waktu kamu sadar bahwa ribuan hari kamu habiskan untuk setia, tapi dia malah berpaling ke arah lain yang lebih menarik mata.
Kamu tidak sendirian kok. Banyak teman saya yang mengalami hal sama, merasa jadi orang paling bodoh karena mengira ketulusan adalah mata uang paling berharga di dunia percintaan.
Kamu Nggak Salah, Kok
Kamu sudah kasih segalanya, dari waktu sampai perhatian yang tidak pernah putus. Tapi kenyataannya, di luar sana ada banyak orang yang cuma modal pamer keseksian dan langsung mendapatkan perhatian yang selama ini kamu perjuangkan setengah mati.
Sakitnya bukan main, kan. Rasanya seperti kamu sedang berlari maraton di jalur yang benar, tapi dia malah pindah ke jalur pintas yang menawarkan kesenangan instan tanpa harus repot membangun fondasi apa pun.
Bukan karena kamu kurang cantik atau kurang menarik. Mungkin saja dia memang hanya sedang tidak punya kapasitas untuk menghargai ketulusan yang sesungguhnya.
Ini Bukan Soal Dia
Memang benar, ketulusan itu butuh waktu lama untuk bisa dirasakan kedalamannya oleh seseorang. Sementara godaan visual, ya kita semua tahu, itu bisa membuat mata siapa pun menoleh dalam hitungan detik saja.
Jangan terjebak untuk ikut-ikutan mengubah dirimu hanya demi diprioritaskan oleh orang yang bahkan tidak bisa melihat nilai dari kesetiaanmu. Itu namanya bunuh diri harga diri.
Terkadang kita perlu berhenti bertanya apa yang kurang dari diri kita. Mungkin yang perlu kamu perbaiki bukan kualitas dirimu, tapi standar orang yang layak mendapatkan ketulusanmu itu.
Yang Kamu Tunggu Itu Nyata
Laki-laki yang bisa membedakan mana yang cuma sekadar mulus di mata dan mana yang tulus di hati itu ada. Jumlahnya mungkin tidak sebanyak yang kita harapkan, tapi mereka nyata.
Berhenti membuang energi untuk membuktikan diri di depan seseorang yang matanya saja sudah tertutup kabut nafsu sesaat. Kamu tidak perlu jadi orang lain hanya agar dianggap layak.
Lepaskan saja dia. Biarkan dia belajar sendiri bahwa apa yang instan biasanya memang akan hilang secepat dia datang. Kamu pantas mendapatkan seseorang yang tidak perlu kamu minta untuk menghargai ketulusanmu.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor






