Jika Rasanya Lelah Terus Menunggu Dalam Taat, Mungkin Kamu Hanya Perlu Berhenti Sejenak Untuk Bernapas

Kamu pasti pernah merasa capek sekali dengan narasi tentang menunggu. Rasanya seperti dunia menuntutmu untuk jadi sosok yang sempurna, tenang, dan pasrah, sementara di dalam dada ada perasaan cemas yang tidak bisa diredam.
Kamu tidak sendirian kok. Banyak dari kita yang merasa lelah karena ekspektasi sosial sering kali terasa lebih berat daripada proses menunggu itu sendiri. Wajar jika sesekali kamu ingin protes pada keadaan.
Kamu Nggak Salah Merasa Lelah
Dulu kita sering dengar kalau wanita itu bagiannya cuma menunggu, sementara laki-laki yang harus menjemput. Kedengarannya memang adil di atas kertas, tapi kenyataannya seringkali jauh lebih rumit dan bikin sesak.
Ketika teman-teman di sekitarmu mulai mengunggah foto pernikahan, mungkin ada bagian dalam dirimu yang merasa tertinggal. Kamu mulai membandingkan dirimu dengan orang lain, merasa ada yang salah dengan dirimu, padahal sebenarnya kamu hanya sedang punya alur waktu yang berbeda.
Mungkin yang selama ini membuatmu lelah bukan proses menunggunya, melainkan tekanan untuk harus selalu tampil hebat dan tenang saat hati sedang tidak baik-baik saja. Kamu dipaksa untuk tidak melampiaskan rasa sepi, padahal jujur saja, manusiawi kalau kamu merasa butuh sandaran di hari-hari yang panjang.
Ini Bukan Soal Siapa Yang Cepat
Coba tarik napas dulu. Tidak ada yang salah dengan dirimu, dan tidak ada yang kurang dari caramu menjalani hidup saat ini. Menjadi wanita yang memilih untuk tetap dalam koridor nilai yang kamu yakini adalah sebuah keberanian, bukan kelemahan.
Jangan biarkan rasa sepi membuatmu menurunkan standar hanya karena kamu ingin segera mengisi kekosongan. Kamu jauh lebih berharga daripada sekadar menjadi pelampiasan bagi orang yang tidak tahu cara menghargai proses yang sedang kamu jalani.
Jadilah Teman Baik Bagi Dirimu Sendiri
Mungkin cara terbaik untuk menanti bukan dengan terus terpaku pada kapan seseorang akan datang. Tapi dengan memastikan dirimu sendiri tumbuh jadi sosok yang kamu banggakan, terlepas dari ada atau tidaknya orang lain di sampingmu.
Sambil menunggu, jadilah wanita yang punya dunianya sendiri. Kamu tidak perlu sibuk menjelaskan keinginanmu pada dunia atau merasa harus sempurna demi diperhatikan. Cukup jalani hari dengan tenang, karena pada akhirnya, sosok yang tepat hanya akan menghargai versi terbaik dari dirimu yang sudah selesai dengan dirinya sendiri.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor











