Jika yang Kamu Anggap Terbaik Memilih Pergi, Mungkin Itu Cara Tuhan Menyelamatkan Hidupmu

Rasanya seperti dunia tiba-tiba berhenti berputar saat dia memutuskan buat menjauh secara sepihak.
Kamu sudah memberikan segalanya, mulai dari waktu sampai perasaan paling dalam, tapi ternyata itu belum cukup untuk menahan dia tetap tinggal di sampingmu. Wajar kalau sekarang kamu merasa kosong dan bingung harus menyalahkan siapa atas semua rasa sakit yang datang tiba-tiba ini. Memang rasanya sesak, seperti ada bagian dari dirimu yang ikut hilang terbawa pergi bersama langkah kakinya.
Dia Memang Bukan Untukmu, Kok
Kamu menganggap dia yang terbaik karena hanya dia yang mengisi hari-harimu belakangan ini.












