Lucu ya, padahal komitmen awal itu untuk saling menemani dalam kondisi apa pun. Nyatanya, kamu dibiarkan membereskan kekacauan sendirian seolah-olah kamu berjuang sendirian di hubungan ini. Menjaga perasaan itu bukan cuma soal tidak selingkuh, tapi juga tentang tidak membiarkan pasanganmu merasa kesepian saat sedang bersamamu.
Hati Itu Bisa Berubah Arah
Jangan sampai kamu terlambat menyadari kalau kesabaranmu itu ada batasnya.
Kamu berhak mendapatkan seseorang yang tidak akan melepaskan genggaman tangannya saat jalanan mulai berbatu. Hubungan yang sehat itu dibangun oleh dua orang yang sama-sama mau berjuang, bukan yang satu berjuang mati-matian dan yang satu lagi bersiap-siap lari mencari aman.
Kamu Layak Dapat yang Setia
Mulai sekarang, cobalah untuk lebih menyayangi dirimu sendiri sebelum memberikan seluruh hatimu untuk orang lain. Kalau dia memang berniat pergi saat kamu sedang susah, biarkan saja dia berjalan menjauh karena itu artinya dia memang tidak pantas ada di masa depanmu yang cerah. Tarik napas dalam-dalam, karena di luar sana, ada seseorang yang sedang belajar untuk bisa menemanimu tanpa pernah berpikir untuk pergi.