Aksi Toprak Razgatlioglu Isi Bensin Eceran Jelang MotoGP Mandalika 2026

Pebalap Prima Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, menarik perhatian publik saat mengisi bahan bakar minyak eceran di kawasan Kuta, Lombok, menjelang perhelatan Pertamina MotoGP Mandalika 2026. Kehadiran pebalap asal Turki ini di lintasan jalan raya tersebut menjadi bagian dari persiapannya menghadapi seri balapan kelas utama MotoGP Mandalika 2026 di Indonesia.
Unggahan di media sosial pribadinya memperlihatkan Toprak sedang berinteraksi dengan pedagang bensin pinggir jalan di sekitar area sirkuit.
Ia melontarkan candaan mengenai kualitas bahan bakar tersebut yang menurutnya bisa jadi lebih baik daripada jenis E85. Sebagai informasi, E85 merupakan campuran bahan bakar berisi 85 persen etanol dan 15 persen bensin yang lazim digunakan untuk mesin motor berperforma tinggi.
Aksi mengisi bensin eceran ini sebenarnya bukan fenomena baru bagi para pebalap internasional yang berlaga di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pada musim-musim sebelumnya, sejumlah nama besar di grid MotoGP juga kerap mengunggah momen serupa saat menikmati suasana lokal di luar lintasan. Hal tersebut sering dianggap sebagai bentuk interaksi santai para atlet dunia dengan budaya keseharian masyarakat setempat sebelum tekanan kompetisi dimulai.
Toprak sendiri memiliki keterikatan emosional yang cukup kuat dengan Sirkuit Mandalika.
Sebelum naik ke kelas MotoGP, ia adalah bintang utama dalam ajang World Superbike atau WSBK dan sering meraih hasil positif di lintasan ini. Salah satu momen paling bersejarah baginya terjadi pada tahun 2021 ketika ia memastikan gelar juara dunia WSBK di aspal Lombok.
Meski tidak memenangi balapan pada seri penutup tahun 2021 tersebut, perolehan poinnya sudah cukup untuk mengunci takhta tertinggi. Pada tahun berikutnya, tepatnya musim 2022, pebalap yang dikenal dengan gaya balap agresif ini berhasil menyapu bersih kemenangan dalam balapan utama di Mandalika. Namun, hasil gemilang di Indonesia kala itu belum mampu membawanya mempertahankan gelar juara dunia karena ia harus puas menempati posisi kedua klasemen akhir.
Penampilan terakhirnya di kelas Superbike di Mandalika terjadi pada musim 2023 sebelum ajang tersebut tidak lagi masuk kalender balap WSBK.
Pada seri tersebut, Toprak tampil dominan dengan memenangi sesi sprint race serta meraih podium kedua dalam dua balapan utama lainnya. Kini, tantangan yang dihadapi pria berusia 29 tahun itu jauh lebih berat karena ia masih dalam tahap adaptasi dengan motor Yamaha di kelas MotoGP yang memiliki karakteristik sangat berbeda.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509683/original/007030900_1771743691-Thomas_Muller.jpg)






