Penggunaan AC pada kendaraan bermotor juga memerlukan perhatian khusus saat terjadi hujan abu vulkanik yang pekat. Mengacu pada panduan dari Visor, pengemudi disarankan mematikan sistem AC dan memastikan seluruh jendela tertutup rapat selama berada di area terdampak.
Sistem resirkulasi udara pada mobil umumnya tidak memiliki kemampuan filtrasi yang cukup untuk menyaring partikel mikroskopis abu vulkanik. Jika AC tetap menyala, udara dari luar yang mengandung polutan berbahaya dapat masuk ke dalam kabin dan terhirup oleh penumpang.
Sebagai alternatif untuk menjaga kebersihan udara di dalam ruangan, masyarakat dapat mengandalkan alat penyaring udara atau air purifier. Alat ini mampu menyaring partikel halus serta polutan lainnya yang berpotensi memicu masalah kesehatan pernapasan.
Paparan abu vulkanik diketahui memiliki dampak serius bagi kesehatan, terutama bagi penderita asma atau rinitis alergi. Partikel tersebut dapat memperburuk kondisi kronis apabila tidak dikelola dengan sistem penyaringan udara yang memadai di rumah.
Pihak medis menyarankan agar pasien dengan riwayat penyakit pernapasan tetap menjaga konsumsi obat rutin dan menyiapkan langkah darurat. Upaya mitigasi lingkungan melalui pengaturan sistem ventilasi dan penyaringan udara terbukti efektif mengurangi risiko kesehatan jangka pendek bagi penghuni rumah.