
Mikel Arteta, manajer Arsenal, memberikan analisis mendalam mengenai performa timnya usai menggilas Lille 3-0 dalam laga fase liga Liga Champions 2026/2027.
Meskipun meraih kemenangan meyakinkan di Emirates Stadium, Arteta secara jujur menyoroti sejumlah kekurangan teknis yang harus segera dibenahi The Gunners.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada Rabu (14/10/2026) pagi WIB itu, Arsenal menghadapi perlawanan sengit dari Lille selama satu jam pertama.
Kebuntuan baru terpecahkan pada menit ke-64 setelah Jurrien Timber berhasil mencetak gol pembuka, mengubah dinamika permainan.
Setelah gol pertama, Arteta melakukan pergantian pemain krusial dengan memasukkan Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Kai Havertz.
Strategi ini langsung membuahkan hasil; Saka memberikan assist untuk gol Eberechi Eze pada menit ke-67, sebelum ia sendiri mencetak gol ketiga empat menit berselang berkat kerja sama apik dengan Odegaard dan Havertz.
Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Arsenal di ajang Liga Champions musim ini, mengantarkan mereka mengoleksi enam poin.
Kini, The Gunners menduduki peringkat ketiga klasemen fase liga, di bawah Barcelona yang memiliki poin serupa namun unggul selisih gol.
Arteta menggarisbawahi bagaimana Arsenal tidak langsung menemukan ritme permainan terbaik mereka saat menghadapi Lille.
Organisasi pertahanan tim tamu yang solid membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang, ditambah lagi dengan serangkaian kesalahan fundamental.
Pelatih asal Spanyol itu menjelaskan, timnya kerap melakukan kesalahan pada sentuhan bola, pergerakan tanpa bola, dan akurasi umpan yang tidak tepat.
Hal ini mengakibatkan penguasaan bola Arsenal sering terhenti dan sulit menembus area berbahaya Lille.
Menurut Arteta, timnya mulai tampil lebih efektif setelah detail-detail teknis tersebut diperbaiki.
Para pemain kemudian lebih sering berhasil menembus area pertahanan Lille dan mampu memanfaatkan kualitas individu mereka untuk menghasilkan gol.
"Kami harus meningkatkan kualitas teknis karena tim-tim di level ini memiliki organisasi permainan yang sangat baik," kata Arteta kepada TNT Sports.
Ia menambahkan, "Kami membuat kesalahan pada hal-hal sederhana, seperti sentuhan yang buruk dan pergerakan yang tidak tepat waktu; ketika mengirimkan bola ke kotak penalti, arahnya juga tidak tepat sehingga kami kehilangan penguasaan."
"Setelah kami memperbaiki hal-hal tersebut, kami mulai bermain di area kotak penalti lawan," jelas Arteta.
"Dengan kualitas yang kami miliki, para pemain mampu membuat perbedaan, yang terbukti krusial untuk memenangkan pertandingan ini."
Perubahan pemain yang dilakukan Arteta setelah Arsenal unggul memang memberikan pengaruh signifikan terhadap jalannya pertandingan.
Saka, Odegaard, dan Havertz tidak hanya meningkatkan kualitas serangan, tetapi Saka juga terlibat langsung dalam terciptanya dua gol tambahan yang mengunci kemenangan.
Arteta tidak hanya memberikan apresiasi kepada para pemain pengganti, melainkan juga kepada mereka yang tampil sejak menit pertama.
Ia menekankan pentingnya persaingan sehat dalam skuad, yang menuntut setiap pemain menunjukkan kualitas terbaiknya saat diberi kesempatan.
"Para pemain yang menjadi starter juga membawa kami ke sejumlah posisi yang sangat bagus," ujar Arteta.
"Namun, para pemain yang menyelesaikan pertandingan tampil luar biasa; mereka berhasil meningkatkan intensitas dan kualitas permainan kami secara signifikan."
Arteta melanjutkan, "Menit bermain diberikan karena para pemain memang layak mendapatkannya."
"Setiap orang harus memperjuangkannya karena kami melihat adanya persaingan ketat dan banyak pilihan, dan hal itu hanya akan memberikan manfaat positif bagi performa tim secara keseluruhan."
Keberhasilan mengalahkan Lille menjadi bekal berharga bagi Arsenal untuk melanjutkan perjalanan berat mereka di Liga Champions.
Tantangan berikutnya sudah menanti, yaitu menghadapi raksasa Bayern Munchen di kandang lawan, sebuah laga yang diprediksi akan jauh lebih sulit.
Meskipun demikian, Arteta berharap kemenangan atas Lille membantu timnya menjaga energi positif dan kepercayaan diri.
"Pertandingan di Liga Champions memang selalu sulit, dan Lille adalah tim yang hebat," kata Arteta.
"Namun, kemenangan selalu membantu, dan energi tim akan sangat baik ketika kami mulai mempersiapkan diri untuk pertandingan hari Minggu nanti."
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor