Aturan Baru California: Iklan Streaming Wajib Lebih Senyap Mulai 1 Juli

Volume iklan streaming mungkin akan segera lebih senyap mulai pekan ini. Sebuah undang-undang di California yang melarang penyedia layanan streaming menayangkan iklan dengan suara "lebih keras daripada konten video" yang menyertainya akan mulai berlaku efektif pada Rabu, 1 Juli.
Aturan ini bukan hal baru; legislasi yang ada sebelumnya telah memberlakukan pembatasan volume serupa untuk iklan di televisi siaran dan kabel.
Meskipun demikian, Ars Technica melaporkan bahwa layanan streaming belum membagikan rincian tambahan mengenai rencana mereka untuk mematuhi undang-undang tersebut. Pembatasan volume ini memang hanya berlaku di California untuk saat ini, namun kemungkinan perubahan relevan akan diterapkan secara lebih luas. Hal ini mengingat adanya rancangan undang-undang serupa yang dijadwalkan berlaku di Illinois tahun depan.
Undang-undang ini, yang disahkan pada tahun 2023, digagas oleh Senator Negara Bagian Thomas Umberg. Ia mengungkapkan bahwa inspirasinya datang dari "setiap orang tua yang kelelahan dan akhirnya berhasil menidurkan bayinya, hanya untuk digagalkan oleh iklan streaming yang menggelegar dan merusak semua kerja keras itu."
Beberapa kelompok industri, termasuk Motion Picture Association of America (MPAA) dan Streaming Innovation Alliance, sebelumnya menentang rancangan undang-undang ini. Mereka berargumen bahwa penyedia layanan streaming sebenarnya sudah berupaya mengatasi masalah tersebut secara internal. Selain itu, mereka juga menyoroti tantangan dalam mengelola volume keluaran di berbagai perangkat berbeda, mulai dari televisi, tablet, hingga ponsel.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor













