Bahan Alami, Inilah Pertologan Pertama pada Gusi Bengkak Versi SehatQ

Beritana – Gusi bengkak memang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari kesulitan makan dan menyebabkan efek nyilu dan nyeri. Ketika Anda mengalami gusi bengkak dan belum bisa mengobati secara medis segera, jangan khawatir. Selain menggunakan obat gusi bengkak seperti Hidrogen Peroksida, Ibuprofen, Paracetamol, Chlorhexidine, terdapat beberapa ramuan herbal yang juga dipercaya dapat mengatasi gusi bengkak dan rasa nyeri akibatnya.
Mengutip dari SehatQ, sebuah portal yang memuat berbagai artikel kesehatan, informasi dan tips menyebutkan beberapa bahan yang dapat digunakan sebagai pertolongan pertama pada gusi bengkak yang ada di sekitar Anda, antara lain:
1. Berkumur dengan air garam

Garam memiliki kandungan mineral kristal atau natrium (Na) dan klorin (cl). Natrium dan klorin merupakan zat yang dibutuhkan oleh tubuh sebab ia berperan membantu otak dan saraf untuk mentransfer impuls listrik. Selain menjadi bumbu dapur, garam juga digunakan sebagai pengawet makanan sebab bakteri sulit tumbuh dalam ruang yang ‘bergaram’, hal ini menyiratkan bahwa garam memiliki kekuatan untuk membunuh bakteri dan kuman.
Gusi yang membengkak dapat disebabkan oleh keadaan mulut yang kurang terjaga sehingga dihinggapi banyak kuman. Di sini, garam memiliki benefit untuk mengatasi kuman yang ada di mulut. Berkumur dengan air garam dapat mengatasi nyeri yang disebabkan oleh gusi yang bengkak tersebut.
Gunakan air hangat untuk melarutkan garam sekitar 1 sendok teh, kemudian kumur-kumur air garam selama beberapa detik secara menyeluruh ke dalam mulut. Pastikan tidak ada ruang yang terlewati oleh air garam. Anda dapat melakukannya sebanyak dua kali sehari hingga nyeri di gusi Anda mereda.
2. Kompres dengan es batu

Es batu menjadi salah satu pilihan Anda untuk mengatasi nyeri pada gusi bengkak. Suhu dingin dapat meredakan saraf pemicu nyeri menjadi mati rasa sehingga nyeri dapat menghilang. Caranya pun mudah, bungkuslah beberapa es batu dalam kain lap atau semacamnya, lalu ditempelkan pada daerah gusi yang bengkak atau nyeri.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana News
Penulis: Beritana News
Editor: Beritana Editor




















