
Raksasa teknologi asal Cupertino, Apple, dikabarkan tengah menyiapkan langkah ekspansi ke pasar perangkat rumah pintar atau smart home. Berdasarkan laporan terkini dari Bloomberg, perusahaan ini melakukan kolaborasi strategis dengan vendor elektronik asal Korea Selatan, LG, untuk mengembangkan serangkaian aksesoris rumah pintar.
Kemitraan ini menjadi kejutan mengingat Apple biasanya memproduksi perangkat keras di bawah kendali penuh internal mereka. Namun, kali ini, produk tersebut rencananya akan dipasarkan dengan menggunakan identitas jenama atau branding dari LG.
Sebuah bocoran gambar yang diunggah oleh akun pembocor teknologi di media sosial X, yakni pdfu, memperlihatkan wujud fisik dari tiga perangkat utama yang tengah dikembangkan. Produk-produk tersebut meliputi kunci pintu pintar atau smart lock, termostat cerdas, dan sensor pengatur suhu ruangan.
Kunci pintu pintar yang tampil dalam bocoran tersebut memiliki mekanisme unik berupa papan tombol yang dapat berputar untuk membuka pintu. Perangkat ini juga dilengkapi fitur keamanan canggih seperti alarm suara pintu terbuka, pengaturan cahaya pada panel sentuh, hingga fungsi kunci otomatis.
Di samping ketiga produk yang sudah muncul wujudnya, kolaborasi ini disebut-sebut mencakup ekosistem perangkat rumah pintar yang lebih luas. Berbagai perangkat lain seperti bel pintu video, kamera pengawas untuk area dalam dan luar ruangan, hingga lampu sorot pintar masuk dalam daftar pengembangan.
Langkah ini disinyalir sebagai bagian dari perombakan besar-besaran lini produk rumah pintar Apple yang telah lama dinantikan para penggemarnya. Selain kolaborasi dengan LG, perusahaan besutan Tim Cook tersebut juga dirumorkan segera meluncurkan generasi terbaru Apple TV 4K dan HomePod mini.
Ada pula kategori produk baru yang tengah dikembangkan secara internal oleh Apple dengan sebutan HomePad. Meski rencana peluncuran perangkat hasil kolaborasi dengan LG ini masih dalam tahap pembahasan, kemungkinan besar informasi terkait akan disinggung dalam acara pengumuman Apple pekan depan.
Meski begitu, jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, memberikan catatan mengenai kesiapan produk tersebut di pasar. Ia memperkirakan bahwa perangkat hasil kerja sama dengan LG ini kemungkinan belum akan siap dipasarkan dalam waktu dekat, tidak seperti lini Apple TV atau HomePod terbaru.
Bagi konsumen di Indonesia, kehadiran teknologi rumah pintar seperti ini sebenarnya bukan barang baru. Berbagai merek perangkat pintar berbasis IoT atau Internet of Things telah banyak tersedia di pasar domestik dengan harga yang sangat bervariasi.
Sebagai perbandingan, sistem kunci pintar di pasaran saat ini biasanya dibanderol mulai dari Rp1.500.000 hingga lebih dari Rp5.000.000, tergantung pada fitur keamanan dan integrasi aplikasi yang ditawarkan. Kolaborasi Apple dan LG diperkirakan bakal membawa standar baru dalam hal desain dan sinkronisasi ekosistem.
Keunggulan utama yang diharapkan dari produk Apple ini adalah integrasi yang lebih mulus dengan ekosistem iOS. Para pengguna produk Apple tentu mengharapkan pengalaman kendali rumah yang jauh lebih intuitif melalui perangkat lunak yang selama ini menjadi kekuatan utama mereka.
Strategi Apple menggandeng LG ini dinilai sebagai cara perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar tanpa harus membangun rantai pasokan perangkat keras rumah tangga dari nol. Mengingat dominasi LG di pasar peralatan elektronik global, langkah ini memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
Hingga saat ini, baik Apple maupun LG belum memberikan keterangan resmi terkait detail spesifikasi maupun harga jual produk tersebut secara mendetail. Publik kini menanti pengumuman resmi terkait apakah perangkat ini akan dipasarkan secara global atau hanya di wilayah tertentu.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor